Rabu Pagi, Guguran Lava Pijar Merapi Meluncur 1,7 Km

by
Ilustrasi - Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar terlihat dari Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (6/5/2021). (FOTO: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko/wsj)

Gunung Merapi mengeluarkan 10 kali guguran lava pijar dengan jarak maksimal 1,7 kilometer pada Rabu (5/1) pagi.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida mengatakan lava pijar tersebut mengarah ke barat daya.

Aktivitas itu tercatat pada periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

Dalam periode tersebut juga terjadi 50 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-40 mm, dan durasi 21-144 detik.

Kemudian gempa hybrid atau fase banyak terjadi 6 kali dengan amplitudo 2-15 mm, S-P 0.3-0.5 detik, dan durasi 4-8 detik.

Tercatat pula 2 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 35-65 mm, dan durasi 12-14 detik.

Selanjutnya 2 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 8-13 mm, dan durasi 110-269 detik.

BPPTKG menyebut potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor tenggara serta barat daya sejauh maksimal 3 kilometer ke arah sungai Woro.

Selain itu juga sejauh 5 kilometer ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. (genpi)