Anggaran Tahun 2022 Masih Banyak Keterbatasan

by
RAPAT PARIPURNA - DPRD Kota Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penutupan masa sidang kwartal III tahun 2021, Jumat (31/12/2021).

KOTA – Ketua DPRD Kota Pekalongan, M Azmi Basyir mengungkapkan, anggaran tahun 2022 masih banyak terjadi refocusing terutama alokasi dana transfer dari pusat. Beberapa diantaranya yakni Dana Alokasi Umum (DAU) di mana estimasi sebelumnya sebesar Rp450 miliar namun realisasi sebesar Rp420 miliar dan Dana Insentif Daerah (DID) dari estimasi Rp21 miliar realisasi Rp4,7 miliar.

Hal itu diungkapkan Azmi yang ditemui usai memimpin Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penutupan masa sidang kwartal III tahun 2021, Jumat (31/12/2021). Dengan kondisi demikian, dikatakan Azmi maka belanja tahun depan juga akan sedikit tidak sesuai harapan.

“DAU dipotong dari esmitasi Rp450 miliar kita dapat Rp420 miliar, kemudian DID dari estimasi Rp21 miliar kita dapat sekitar Rp4,7 miliar. Sehingga memang belanja tahun depan pun akan sedikit tidak sesuai harapan, walaupun sudah ditetapkan. Espektasi kita besar tapi realisasi tidak sesuai harapan,” tuturnya.

Meski demikian dia berharap masyarakat tetap bisa mendukung kiner DPRD dan pemerintah Kota Pekalongan dengan tetap memberikan masukan maupun usulan. “Harapan kami, usulan akan kami realisasikan secara bertahap sehingga kami tetap minta support masyarakat dan usulan juga jangan berhenti,” kata Azmi.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga meminta maaf jika ada beberapa aspirasi dan usulan masyarakat yang belum sepenuhnya terealisasi. Baik usulan yang disampaikan lewat unsur pimpinan dan anggota DPRD melalui reses maupun melalui mekanisme usulan lainnya. “Tahun 2021 belum semuanya terealisasi karena memang luar biasa anggaran ini mengalami keterbatasan,” tambahnya.