Indahnya Toleransi, Jemaat Gereja Santo Yusup Bisa Parkir di Masjid Nurul Huda

by
PARKIR - Jemaat Gereja Santo Yusup saat memarkirkan mobil mereka di halaman Masjid Nurul Huda Proyonanggan Batang.

BATANG – Perayaan Natal 2021 di Kabupaten Batang menyisakan potret indahnya toleransi antara umat Islam dan Kritiani. Gambaran itu terekam saat para jemaat Gereja Santo Yusup diizinkan memarkir kendaraannya di pelataran Masjid Nurul Huda.

Tidak hanya lantaran lokasi dua tempat ibadah beda agama itu yang berdekatan, tetapi kedua belah pihak, yakni pengurus Gereja Santo Yusup dan Takmir Masjid Nurul Huda juga sebelumnya telah melakukan komunikasi yang saling menghargai.

Lebih dari itu, kondisi halaman Gereja Santo Yusup juga tidak bisa dimanfaatkan untuk tempat parkir, karena dialihkan untuk mengurai kepadatan jemaat guna mencegah penumpukan orang.

“Inilah sikap toleransi umat muslim untuk membantu kami mendapatkan tempat parkir, karena halaman gereja sementara ini dibangun tenda untuk ibadah umat,” tutur salah satu jemaat Gereja yang memarkirkan kendaraannya di Masjid Nurul Huda, Frans, Sabtu (25/12/2021).

Pimpinan Gereja Katolik Santo Yusup Batang, Romo Joseph Ohoiledwarin menyampaikan, pihaknya mengapresiasi pengurus Masjid Nurul Huda yang menunjukkan toleransi mereka. Pihaknya berharap ke depannya ada kerjasama antar kedua belah pihak dalam kegiatan sosial.