Setop Kekerasan Anak!

by
SEKOLAH ANTI PERUNDUNGAN: Bupati Fadia Arafiq menandatangani deklarasi sekolah anti perundungan di SMKN 1 Karangdadap.

**Deklarasi Sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan Meluas

KARANGDADAP – Deklarasi sekolah anti perundungan dan kekerasan terhadap anak di Kabupaten Pekalongan terus meluas. Setelah sebelumnya SMK Maarif NU Tirto mendeklarasikan diri sebagai sekolah anti perundungan, giliran SMKN 1 Karangdadap gelar aksi serupa.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, juga turut hadir di acara Roots Day Unjuk Kreasi & Deklarasi SMKN 1 Karangdadap Menjadi Sekolah Anti Perundungan dan Tindak Kekerasan, Rabu (22/12/2021) siang.

Bupati Fadia mengapresiasi adanya deklarasi itu. Karena menurut Fadia, sekolah memang harus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi siswa-siswinya. Supaya mereka bisa lebih tenang serta bersemangat untuk bersekolah.

Karena tidak dipungkiri, lanjut Fadia, dengan sekolah melakukan deklarasi anti perundungan dan kekerasan, itu merupakan bentuk branding sekolah dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan bagi anak-anak yang akan masuk ke sekolah. Sehingga orangtua yang akan menitipkan anak-anaknya untuk menempuh pendidikan tidak merasa khawatir.

‘’Karena anak-anak dititipkan orangtuanya di sekolah kepada guru-guru untuk mendapatkan pendidikan yang baik. Dan waktu yang anak-anak habiskan di sekolah juga kan lebih banyak daripada waktu ketemu orangtuanya di rumah. Jadi, saya rasa deklarasi ini akan menambah ketenangan para orangtua untuk menitipkan anaknya sekolah di SMKN 1 Karangdadap akan jauh meningkat,’’ kata Bupati.