Tinggal 30% Daratan, Simonet Kian Tenggelam

by
KIAN TENGGELAM - Kondisi Pulau Simonet kian tenggelam oleh terjangan rob yang kian mengganas.

*Relokasi Diupayakan di 2022

WONOKERTO – Kondisi Pulau Simonet di Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan kian mengkhawatirkan. Pulau ini kian tenggelam. Hanya 30 persen daratan yang tersisa. Sebagian besar sudah menjadi ‘lautan’.

Banyak bangunan rumah di perkampungan ini rusak. Warga pun berupaya membongkar rumah rusak itu untuk mengamankan material yang masih bisa digunakan kelak. “Kondisi Simonet saat ini kian mengkhawatirkan. Kondisinya gawat darurat,” terang Joyo Laksono, tokoh masyarakat Simonet, kemarin.

Terjangan rob tinggi nyaris tiap hari. Ketinggian pasang air laut 1-2 meter.
Ia mengatakan, daratan yang ada masih 30 persen. Dari sekitar luasan 21 hektar. Warga yang masih bertahan sekitar 96 jiwa. Yang sebelumnya 265 jiwa. “Yang tersisa 28 KK untuk saat ini,” ungkap dia.

Disinggung bagaimana anak-anak sekolah, ia menyebut: “Untuk yang masih di sini ya menerjang banjir rob. Itu pun kalau bisa diterjang. Jika tidak bisa diterjang ya tidak berangkat,” tukasnya.

Informasinya pada tahun 2022 warga akan direlokasi. Namun kapan waktu pastinya mereka tidak tahu. “Tempatnya sudah ada di Wira Baru 2. Namun waktunya kapan belum tahu. Padahal satu tahun itu panjang. Sedangkan kondisinya sudah tidak memungkinkan,” ujar dia.

Air pasang akhir-akhir ini satu meter lebih. Bahkan, hampir dua meter. “Sisi utara tidak dihuni. Risikonya sangat tinggi. Yang dihuni di sisi selatan,” kata dia.