DPRD Gelar FGD Bahas Raperda Inisiatif Dewan tentang Pesantren

oleh -
FGD - Bapemperda DPRD Kota Pekalongan menggelar FGD Raperda inisiatif tentang Pesantren bersama perwakilan dari Ponpes se Kota Pekalongan.

KOTA – DPRD Kota Pekalongan melalui Bapemperda menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait Naskah Akademik Raperda Inisiatif DPRD kota Pekalongan tentang Pesantren di Ruang Rapat Paripurna DPRD kota Pekalongan pada Rabu (17/11/2021).

Bekerja sama dengan LPM Universitas 17 Agustus Semarang, DPRD kota Pekalongan memberikan beberapa materi terkait Perda Inisiatif Kota Pekalongan tentang Pesantren bersama perwakilan dari pengelola Pondok Pesantren yang ada di Kota Pekalongan.

Perwakilan LPM Untag, Drs Harsoyo memaparkan materi terkait apa saja yang harus dipersiapkan terkait proses pembuatan naskah akademik guna menunjang Proses pembuatan Raperda inisiatif Kota Pekalongan tentang Pesantren.

Dalam FGD, berbagai masukan muncul dari peserta. Mulai dari lamanya izin pendirian Ponpes, bantuan Pemkot yang hanya bersifat dana hibah saja, serta muncul masukan terkait pajak 0% bagi Ponpes kedepannya. Karena kondisi Ponpes yang beragam, bahkan ada beberapa yang belum bisa mandiri sepenuhnya. Ada juga masukan terkait metode belajar di Ponpes.

Semua masukan dan usulan ini akan ditampung dan disampaikan ke pihak yang menangani permasalahan ini. “Terima kasih kepada bapak ibu pengelola Ponpes yang hadir di acara FGD ini. Nantinya masukan dan usulan dari bapak ibu akan kita tampung dan akan kita sampaikan guna mencari solusinya. Serta akan kita rumuskan dalam rumusan Raperda Pesantren ini. Harapannya di tahun 2022 sudah bisa terealisasi,” ucap Ketua Bapemperda DPRD Kota Pekalongan, Aminuddin.(nul)