Sejumlah Wilayah Masih Banjir, 214 Warga Terpaksa Mengungsi

by
PENGUNGSI - Kondisi para pengungsi banjir di Aula Eks Kelurahan Kraton Kidul, Kelurahan Pasirkratonkramat, Pekalongan Barat, kemarin (24/11/2021).

KOTA – Hasil assesmenti Tim Posko Siaga Bencana BPBD Kota Pekalongan melaporkan, sampai dengan Minggu (28/11/2021) siang, banjir yang terjadi sejak sepekan lalu sampai kemarin masih menggenangi sejumlah wilayah di Kota Pekalongan, terutama di Kecamatan Pekalongan Barat dan Utara.

Beberapa lokasi yang masih tergenang banjir diantaranya jalan akses menuju Mushola Al Hikmah RT 05 RW 05 Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, dengan ketinggian air 30-45 cm, dan Jalan Sutan Syahrir Kelurahan Pasirkratonkramat dengan ketinggian air 25-30 cm.

Sementara di Pekalongan Utara, genangan air masih ada di Clumprit Kelurahan Degayu, dengan ketinggian antara 25 sampai 30 cm.

Kasi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kota Pekalongan, Dhimas Arga Yudha, menuturkan akibat banjir tersebut, ratusan warga terpaksa mengungsi. Bahkan, sampai Minggu (28/11/2021) pukul 12.00, jumlah pengungsi mencapai 214 orang. “Mereka tersebar di lima titik pengungsian. Yakni di Aula Kelurahan Degayu sejumlah 24 orang, Aula Eks Kelurahan Kraton Kidul sejumlah 65 orang, Mushola Al Hikmah RT 05 RW 04 Kelurahan Pasirkratonkramat sejumlah 20 orang, Aula Kecamatan Pekalongan Barat sejumlah 89 orang, dan Mushola Roudhotul Tholibin RT 06 RW 03 Kelurahan Pasirkratonkramat sejumlah 16 orang,” ungkapnya.

Jumlah pengungsi ini mengalami peningkatan jika dibandingkan kondisi pada Jumat (26/11/2021) yang mencapai 175 orang. Meskipun menurutnya ketinggian air di sejumlah wilayah maupun cakupan wilayah tergenang sudah berkurang.

“Ketinggian dan wilayah tergenang berkurang, namun karena belum surut akhirnya ada yang minta diungsikan, khususnya kelompok rentan,” ungkapnya.