DPRD Minta Pemkot Percepat Penyelesaian Lahan Pasar Banjarsari

by
SIDAK - Komisi B DPRD Kota Pekalongan bersama Ketua DPRD melakukan sidak ke lokasi Pasar Banjarsari.

KOTA – Komisi B DPRD Kota Pekalongan melakukan sidak ke lahan Pasar Banjarsari untuk meninjau kondisi terkini di lokasi pasar yang terbakar pada 2018 lalu itu. Dalam sidak, masih terlihat sisa bangunan di bagian depan yang merupakan bangunan yang berdiri di atas lahan yang kini masih dikuasai PT DISC.

Melihat kondisi tersebut, Komisi B meminta agar Pemkot Pekalongan mempercepat penyelesaian masalah lahan tersebut. Jika penyelesaian bisa dipercepat, maka masih ada kemungkinan anggaran pembangunan dari Pemerintah Pusat dapat dikejar untuk tahun 2022.

“Saat ini untuk lahan milik Pemkot Pekalongan sudah clear sebenarnya dan bisa dibangun di lahan tersebut. Tapi yang kami khawatirkan, Pemerintah Pusat tidak tahu itu dan ketika melihat kondisi seperti ini dinilai ini belum clear. Sehingga kami minta Pemkot bisa mempercepat penyelesaian masalahan lahan ini dengan PT DISC,” tutur Ketua Komisi B, Mabrur.

Dia menilai, langkah penyelesaian yang kini sudah masuk ke ranah hukum dinilai terlambat. Harusnya upaya itu sudah dilakukan sejak tahun 2019. Sehingga menurut Mabrur saat ini Pemkot harus bergerak cepat. “Pemkot harus lebih kerja kerasa lagi. Sebenarnya Pemerintah Pusat sudah merespon pengajuan anggaran kita dengan syarat lahannya sudah clear. Tapi kriterianya (celar) bagaimana kami tidak tahu,” tambahnya.

Ketua DPRD Kota Pekalongan, M Azmi Basyir juga menyampaikan harapan serupa. Dia menilai, seharusnya Pemkot sudah bergerak seperti ini sejak awal. “Kami berharap sengketa lahan bisa diselesaikan karena akan mempengaruhi penilaian dari pusat. Kalau belum selesai takutnya akan kembali tersendat,” tuturnya.