Genjot Cakupan, Mobile Vaksinasi Diterjunkan

oleh -
SAPA WARGA - Wakil Bupati Riswadi menyapa warga saat tinjau vaksinasi dengan mobile vaksin di Kecamatan Doro. Foto: Hadi Waluyo.

DORO – Mobile vaksinasi dari Provinsi Jawa Tengah kembali diterjunkan di Kabupaten Pekalongan, tepatnya di Kecamatan Doro, Rabu (24/11/2021). Kehadiran mobile vaksinasi ini sebagai salah satu upaya Provinsi Jateng bersinergi dengan Kabupaten Pekalongan untuk menurunkan level Kabupaten Pekalongan yang saat ini masih berada di level 3 PPKM agar bisa turun menjadi level 2.

Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi, menyempatkan diri meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi dengan mobile vaksinasi yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Doro. Didampingi oleh Pj Sekda Budi Santoso dan Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwiantoro, Riswadi menyapa secara langsung masyarakat yang akan divaksin.

Pada kesempatan tersebut, Riswadi mengucapkan terimakasih kepada Provinsi Jawa Tengah atas bantuannya. Riswadi berharap dengan adanya dukungan dari mobile vaksin maka capaian vaksinasi Kabupaten Pekalongan semakin naik, khususnya vaksinasi lansia yang mematok target 40% dari total jumlah Lansia di Kabupaten Pekalongan. Sedangkan vaksinasi untuk umum 70% dari jumlah penduduk, sehingga level PPKM di Kabupaten Pekalongan dapat turun menjadi level 2.

”Kita sifatnya sama-sama bekerjasama untuk menurunkan level kita dari 3 ke 2. Capaian vaksinasi lansia kita kemarin baru 38,9%, dan diharapkan dapat naik menjadi 40%,” ungkapnya.

Wabup juga mengungkapkan apresiasinya kepada Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Doro yang telah menginisiasi terlaksananya vaksinasi berhadiah sepeda motor tersebut. Riswadi berharap hadiah yang disediakan tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat untuk segera divaksin.

Ditambahkan Riswadi, berdasarkan pantauannya, antusias masyarakat sangat bagus. Buktinya sampai sekitar jam 15.00 WIB, tercatat tingkat kehadiran sudah mencapai 650 warga. Padahal hujan saat itu mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan.

“Ini sangat bagus dan apabila dilaksanakan di setiap kecamatan, saya optimis level kita akan cepat turun,” ungkapnya. (had)