Berbasis Digital, E-Raport Permudah Penilaian Siswa

by
BIMTEK - Gugus RE Martadinata saat menggelar Bimtek E-Raport untuk para guru.

BATANG – Disdikbud Batang terus mensosialisasikan penggunaan E-Raport ke sekolah-sekolah. Salah satunya seperti Bimtek yang digelar oleh Gugus RE Martadinata di SDN Karangasem 02, Rabu (24/11/2021). Sekertaris Disdikbud, Budiono berharap E-Raport ini akan memudahkan guru dalam mengelola penilaian, baik dalam menyusun, menganalisis dan menginterprestasikan hasil penilaian secara proporsional, terbuka, akuntabilitas dan obyektif.

“Bimtek ini kami lakukan untuk menyiapkan dan membekali jajaran guru agar dapat bertransformasi menyesuaikan pelaksanaan E-Raport. Di mana E-Raport ini menjadisarana instrumen penilaian sikap, pengetahuan dan ketrampilan siswa dari sistem manual menjadi sistem digital,” ujarnya.

Budiono menambahkan, E-Raport ini juga mudah digunakan lantaran telah terintegrasi denhan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga dapat meminimalisir kesalahan input data.

Ketua panitia penyelenggara bimtek, Ristoni menjelaskan, ada sekitar 82 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Mulai dari kepala sekolah, guru kelas, dan guru PAI di dalam SD yang ada di gugus RE Martadinata. Tak hanya aplikasi E-Raport, dalam kesempatan ini juga disosialisasikan aplikasi E-Presensi dan E-Kinerja.

“Sebenarnya aplikasi ini sudah dikenalkan sedari 2019. Namun pada praktiknya masih terkendala dengan SDM dan lainnya, karena bagi beberapa guru ini merupakan hal baru. Dan sekarang mulai tahun ini kembali diintensifkan. Sehingga harapannya mulai semester depan atau tahun ajaran depan semua sekolah sudah memakai aplikasi ini,” ujarnya.

Dikatakannya, aplikasi ini, khususnya E-Raport, juga mudah digunakan. Nantinya tak hanya bisa diakses guru, namun juga murid maupun wali murid. “Kendalanya karena hal baru jadi masih belajar penyesuaian terkait server asal jaringannya lancar, penggunaan E-Raport ini juga lebih memudahkan. Kelebihannya banyak, karena data terintegrasi dapodik sehingga lebih mudah dalam input data. Selain itu karena berbasis online bisa diakses secara langsung oleh guru, orang tau dan murid,” pungkasnya. (nov)