Sempat Ditutup 1,5 Tahun, Layanan Sidik Jari Pemohon SKCK Dibuka

by
PELAYANAN - Kanit Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan Kota Aiptu Sukardi sedang memberikan pelayanan pengambilan data sidik jari pemohon SKCK, Rabu (24/11/2021).

KOTA – Unit Identifikasi Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Pekalongan Kota mulai kemarin (24/11/2021) kembali membuka pelayanan pengambilan sidik jari bagi para pemohon baru Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Sebelumnya, layanan sidik jari ditutup atau ditiadakan sejak April 2020 silam, sebagai salah satu upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Dibukanya kembali layanan pengambilan dan pengecekan sidik jari itu lantaran kasus Covid-19 saat ini sudah mulai melandai.

“Memang sebelumnya, sejak awal-awal ada pandemi Covid, layanan sidik jari untuk pemohon SKCK ditiadakan demi menghindari penyebaran Covid-19. Namun kini kembali dibuka, berdasar petunjuk dari Bareskrim,” kata Kanit Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan Kota Aiptu Sukardi, Rabu (24/11/2021).

Sukardi menegaskan, meski telah dibuka lagi, pelayanan harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Diantaranya wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Semua pemohon maupun petugas pelayanan wajib mencuci tangan menggunakan hand sanitizer ataupun sabun baik sebelum maupun sesudah pelayanan.

Di ruangan Unit Identifikasi pun sudah sejak lama awal pandemi disediakan hand sanitizer. Selain itu di depan ruangan juga disediakan tempat cuci tangan.