APBD Banyak Terserap untuk Belanja Pegawai

by
BIMBINGAN TEKNIS - Pemkab Pekalongan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Tata Kelola Keuangan Daerah di Aula Lantai 1 Setda, Rabu (24/11/2021).

KAJEN – Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur negara di lingkungan pemerintahan Kabupaten Pekalongan terkait kompetensi pengelolaan keuangan daerah, Pemkab Pekalongan menyelenggarakan acara Bimbingan Teknis Tata Kelola Keuangan Daerah di Aula Lantai 1 Setda, Rabu (24/11/2021).

Dalam bimtek tersebut, Pj Sekda Kabupaten Pekalongan Budi Santoso memaparkan beberapa permasalahan yang menurutnya menjadi penyakit menahun pada pengelolaan keuangan daerah. ‘’Memang kalau berbicara tentang tata kelola keuangan daerah secara makro, Ibu Menteri Keuangan pernah mengatakan bahwa ada dua masalah besar yang ada kaitannya dengan APBD maupun APBN nasional,’’ kata Pj Sekda Budi Santoso.

Permasalahan pertama terkait dengan permasalahan makro tentang tingkat keterserapan APBD yang banyak dialokasikan untuk belanja pegawai daripada untuk pembangunan daerah yang ditujukan langsung kepada masyarakat.

‘’Terkait belanja, dimana sebagian besar terserap kepada belanja pegawai. Pos-pos yang harusnya bisa digunakan untuk belanja pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan sebagainya,’’ ungkapnya.

Untuk itu, Pj Sekda Budi Santoso berharap seluruh aparatur negara yang berada di lingkungan Pemkab Pekalongan, khususnya yang berkaitan langsung dengan pengelolaan keuangan daerah, bisa lebih meningkatkan kompetensi dan kualitas diri, sehingga pengelolaan keuangan bisa lebih efektif dan efisien lagi.