Pekalongan Hybrid Expo UMKM, Upaya Pemerintah Mendorong Pemulihan Ekonomi

by
BUKA - Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid didampingi sejumlah pejabat lain saat membuka kegiatan Pekalongan Hybrid Expo UMKM Tahun 2021.

Sementara itu, Kepala Dindagkop dan UKM Kota Pekalongan, Budiyanto menambahkan, expo dan pameran kali ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya dari Pemkot untuk kembali membangkitkan ekonomi di tengah pandemi. “Kegiatan ini sebagai bentuk dorongan dan upaya Pemkot untuk memfasilitasi UMKM agar dapat memasarkan produknya di tengah kondisi pandemi Covid-19. Sehingga diharapkan kegiatan ini juga bisa menjadi salah satu pengungkit ekonomi di Kota Pekalongan,” tuturnya

Dalam penyelenggaraan expo dan pameran UMKM kali ini pihaknya memilih sistem hybrid yakni menggabungkan offline dan virtual. Pihaknya mengundang sekitar 30 UMKM dari Kota Pekalongan dan luar Kota Pekalongan dalam pameran di Gedung HA Djunaid. 25 stan akan diisi oleh UMKM dari Kota Pekalongan dan sisanya dari luar kota dan kementrian.

Pameran offline, dikatakan Budiyanto tidak dibuka untuk umum. Pihaknya hanya menghadirkan tamu VIP seperti Forkompimda, perwakilan OPD dan juga perwakilan dari kabupaten/kota lain serta perwakilan dari kementrian. Diharapkan para tamu VIP ini yang akan berbelanja secara langsung produk UMKM yang dipamerkan.

Sementara untuk expo dan pameran virtual, diikuti oleh 70 UMKM. Mereka yang menjadi peserta, sudah diminta untuk menyiapkan video produk, profil usaha dan juga katalog secara lengkap. “Baik virtual maupun offline, semua bisa disaksikan lewat Youtube channel Pemkot Pekalongan. Dari sana, semua profil usaha akan ditayangkan satu per satu dan bagi masyarakat yang berminat berbelanja bisa berbelanja secara online di www.pekalonganvirtualexpo.com,” tambahnya.

Salah satu peserta expo dari Kabupaten Cilacap, Danar, mengaku sengaja mengikuti event tersebut dalam rangka kembali memperluas pemasaran produknya setelah sempat lesu akibat pandemi. “Kami memang mencoba semua peluang yang ada, termasuk kegiatan ini. Kami bekerjasama dengan Dekranasda untuk bisa ikut event ini sehingga bisa memperluas pemasaran,” tuturnya yang menjual souvenir berupa akik dan souvenir khas Cilacap lainnya.(nul)