Wali Kota: Dilarang Gelar Event Selama Nataru

by
Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid

Dia juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun kasus Covid-19 di Kota Pekalongan sudah mereda. “Walaupun sudah landai, sudah kondusif, tetap tidak boleh lengah. Tetap kmenerapkan prokes sehingga jangan sampai ada kasus baru lagi dalam momen libur Nataru ini,” pesannya.

Dalam rangka mengantisipasi terjadinya keramaian dalam momen Nataru, Satpol PP Kota Pekalongan juga telah mengumpulkan lurah dan perangkat kecamatan untuk koordinasi dalam rangka persiapan penerapam PPKM Level 3 selama Nataru.

“Agar nantinya semua kelurahan bisa bersiap melakukan pencermatan dan pengamatan serta bersiaga dalam menjaga koordinasi dengan stakeholder terkair agar momen Nataru nanti bisa dilewati dengan tentram, aman, tertib dan tidak menimbulkan gangguan tibum tramas. Selain itu, pada saat yang sama tidak menimbulkan gelombang pandemi Covid-19 baru,” ungkap Kepala Satpol PP, Sri Budi Santoso.

Menurutnya, pada momen Nataru biasanya terjadi pergerakan massa yang cukup besar. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar para lurah dan kasi trantib senantiasa mencermati wilayahnya masing-masing seperti tempat kost, penghuni baru yang tidak dikenal, dan tempat rawan di malam hari supaya potensi gangguan bisa diminimalisir lebih awal.

“Karena mereka ini merupakan aparat terdekat masyarakat, jadi awal mereka sudah mencermati dan mengantisipasi gangguan tibum tramas dan potensi adanya keramaian di wilayahnya,” tandas Sri Budi.(nul)