Derby Pekalongan Berakhir Tanpa Pemenang

by
MENYERANG - Tim pemain Persekap Kabupaten Pekalongan tengah menyerang ke gawang Persip Pekalongan.

Unggul posisi, tak membuat daya serang tim berjuluk Laskar Ki Ageng Cempaluk mengendur. Namun, beberapa tekanan yang dilakukan belum menghasilkan gol tambahan, bahkan tim lawan sering melakukan serangan balik melalui umpan-umpan panjang. Di menit akhir, malapetaka menimpa Persekap Pekalongan sehingga gawangnya kebobolan. Bermula dari tendangan penjuru yang diarahkan di depan kotak berbahaya. Pemain Persip, Addiel duel udara lalu mengarahkan ke sebelah kiri gawang.

Kiper Persekap, Jeky Pranata yang agak bimbang antara maju atau tidak gagal menghadang si kulit bundar. Laju bola sangat keras ke arahnya dan langsung menggetarkan jala gawangnya.

Sisa waktu pertandingan plus tambahan waktu empat menit ternyata tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kedua tim. Hingga wasit menipu peluit panjang tanda laga berakhir, skor tetap imbang 1-1.

Pelatih Persekap Kabupaten Pekalongan, M Hasan kepada awak media mengatakan, sejak awal sudah memprediksi pertandingan berlangsung sangat seru. Dia dan pelatih Persip Pekalongan memang punya karakter sendiri dalam mengatur strategi permainan. Namun demikian, para pemain juga punya karakater sehingga hasilnya pun pertarungan dari permainan pemain kedua tim.

“Meski agak kecewa, namun hasil ini cukup bagus mengingat dalam laga ini tidak memainkan dua pemain inti lantaran terkena akumulasi kartu kuning,” tegasnya.