Kuantitas PAUD Harus Diimbangi Kualitas

by
AKTIVITAS - Bunda PAUD Kota Pekalongan saat melakukan kaji terap ke Bandung.

KOTA – Pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran yang strategis dalam pengembangan SDM sekaligus wadah untuk memaksimalkan pencapaian tumbuh kembang anak di masa yang akan datang. Menyikapi hal tersebut Pemkot Pekalongan terus mendorong partisipasi seluruh lapisan masyarakat untuk menghadirkan layanan PAUD berkualitas salah satunya melalui peran bunda PAUD kecamatan dan kelurahan se-Kota Pekalongan sebagai motor penggerak gerakan PAUD berkualitas.

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya SSn menyampaikan, Kota Pekalongan memiliki 309 lembaga PAUD yang terdaftar di Dapodik baik formal maupun non-formal. Namun, hanya 265 lembaga yang aktif.

Lanjutnya, banyaknya jumlah tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan PAUD. Sehingga, para bunda PAUD lebih mengetahui perannya dan dapat memberikan motivasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya PAUD.

“Saat ini bukan lagi soal jumlah PAUD. Melainkan, kualitas pelayanan PAUD yang harus selalu ditingkatkan,”ungkap Inggit.

Ia menekankan, pentingnya anak masuk PAUD diperkuat dengan adanya Perwal no 56 tahun 2020 tentang Wajib PAUD Satu Tahun pra-SD. Sehingga harapannya, PAUD dapat mencetak generasi SAKPORE (Smart, Amanah, Kreatif, Peduli, Optimis, dan Religius).

“Usia 0-6 tahun merupakan usia emas anak. PAUD ini akan menentukan bagaimana tumbuh kembang anak di kemudian hari,” katanya.(mal)