Film Alang-Alang, Sisi Lain Kota Pekalongan dan Ajakan Peduli kepada Anak-Anak

by
CERITAKAN - Khusnul Khitam (kiri), sineas asli Kota Pekalongan bersama Awang (tengah) pemeran 'Huda' dalam film Alang-alang dan aktris Putri Ayudya saat hadir dalam roadshow film Alang-alang di Kota Pekalongan.

**Dari Kegiatan Roadshow Film ‘Alang-Alang’ di Kota Pekalongan

PADA era kejayaannya, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan menjadi yang terbesar kedua di Indonesia. Ramainya lalu lintas keluar masuk kapal dan suasana lelang yang riuh, menjadi pemandangan setiap pagi yang sudah lekat bagi masyarakat setempat. Satu hal lain yang juga identik di tengah suasana tersebut yakni hadirnya ‘Alang-alang’. Sebutan bagi orang, didominasi anak-anak, yang memungut atau ‘mencuri’ ikan di TPI.

Latar tersebut kemudian menjadi dasar ide bagi Khusnul Khitam, sineas asli Kota Pekalongan untuk mengangkat kisah Alang-alang ke layar lebar. Sebenarnya, ide itu tak muncul secara tiba-tiba. Pada 2005 lalu, Tatam, sapaan akrab Khusnul Khitam, sempat membuat film dokumenter pendek tentang Alang-alang. Karena masih banyak hal dan pesan belum tersampaikan dalam karya dokumenternya itu, membuat Tatam memutuskan untuk menggubah cerita Alang-alang dalam sebuah film panjang.

“Ide ceritanya muncul dari Kota Pekalongan. Saya pikir tidak ada salahnya untuk akhirnya syuting di Kota Pekalongan. Bonusnya, saya lahir dan besar di sini sehingga membuat film ini saya merasa seperti pulang kampung,” ungkap Tatam yang ditemui usai mengisi Roadshow Film Alang-Alang di Kota Pekalongan, Rabu (17/11/2021).

Bertindak sebagai sutradara sekaligus penulis naskah, Tatam bersama rumah produksi Aksa Bumi Langit berhasil menyelesaikan produksi film pada Maret 2021 lalu. Film yang saat ini tengah dalam proses editing tersebut, rencananya akan manggung di bioskop pada tahun 2022 sekaligus akan diikutsertakan dalam berbagai festival film internasional.

Merasa sedang pulang kampung, Tatam juga mengoptimalkan sejumlah potensi anak muda, sineas dan seniman lokal untuk terlibat langsung dalam produksi. Salah satunya dengan menggandeng Awang, seorang aktor lokal untuk memerankan ‘Huda’, tokoh utama dalam film.

Tatam memang sejak awal bertekad melibatkan aktor asal Kota Pekalongan sebagai pemeran utama saat pertama kali memutuskan mengangkat kisah Alang-alang. Meski masih ada rasa ragu, dia bersama tim akhirnya blusukan mencari aktor yang cocok. Namun baru pada hari terakhir dia dan tim bertemu Awang.