687 Siswa Divaksin Dosis Dua

by -
SUNTIK - Siswa sedang di suntik vaksin oleh petugas kesehatan.

*SMPN 1 Tirto

TIRTO – Sebanyak 687 siswa SMPN 1 Tirto menerima vaksin dosis II. Hal ini menjadi salah satu syarat dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Disampaikan Kepala SMPN 1 Tirto, Jumadi SPd MPd kepada Radar Pekalongan, Kamis (18/11/2021) bahwa pemerintah Kabupaten Pekalongan telah menetapkan sekolah boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Dalam hal ini Dinas pendidikan Kabupaten Pekalongan membagi sekolah dengan dua kategori yaitu kategori simulasi pembelajaran tatap muka dan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Berdasarkan penetapan tersebut, SMPN 1 Tirto masuk dalam kategori pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). PTMT boleh dilakukan bagi daerah zona aman pemaparan Covid-19 serta guru sudah melakukan vaksinasi.

Meski tidak ada aturan PTM untuk siswa disuntik vaksin, tapi vaksinasi diharapkan bisa meminimalisir penyebaran virus corona di lingkungan sekolah. Untuk itu, dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan anak, Siswa SMP N 1 Tirto menerima pemberian vaksin. Pelajar yang berhak menerima vaksin yaitu usia 12-17 tahun.

SMPN 1 Tirto mendukung kegiatan vaksinasi dalam rangka mendukung pemerintah demi mencapai Indonesia sehat dan selamat.

“Vaksinasi ini adalah salah satu upaya untuk mendapatkan kekebalan imun tubuh. Selain itu, vaksin ini juga salah satu alat latihan untuk sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh dapat menerima sebuah penyakit, dalam hal ini virus Covid-19. Jika sudah divaksin, virus yang masuk ke tubuh itu pada jumlah yang tidak membuat kita sakit. Artinya tubuh kita cukup bisa menstimulus sehingga akan membentuk kekebalan jangka panjang,” ungkap Jumadi.

Sebelumnya, vaksinasi dosis I telah dilaksanakan dua hari yaitu pada 15-16 September 2021. Vaksinasi dosis dua dilaksanaka Senin, 1 November 2021. Seperti vaksinasi di sebelumnya, vaksinasi kali ini SMPN 1 Tirto bekerja sama dengan puskesmas dan kodim setempat. Total siswa penerima vaksin sejumlah 687 siswa. Tak hanya melayani vaksin dosis kedua, siswa yang belum menerima vaksin tahap 1 juga diberi kesempatan untuk vaksin di hari yang sama.
Berdasarkan data, total siswa keseluruhan siswa penerima vaksin pada Senin, 1 November berjumlah 752 siswa.