Urus Layanan Publik Wajib Vaksin

by
TERUS DIGEMPUR - Pemkab Pekalongan bersama TNI/Polri terus menggempur percepatan vaksinasi Covid-19.

**Cakupan Vaksinasi Lansia Lima Besar Terendah Se-Jateng

KAJEN – Kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan masih cukup rendah, terutama bagi lansia. Cakupan vaksinasi lansia di Kota Santri lima besar terendah se-Jawa Tengah.

Untuk itu, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 443.1/04462 tentang Kewajiban Vaksinasi Covid-19 Untuk Mendapatkan Layanan Publik di Kabupaten Pekalongan.

Dalam SE tertanggal 16 November 2021 ini di antaranya menyebutkan masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan publik wajib menunjukkan kartu vaksin Covid-19 atau bukti telah melakukan vaksinasi Covid-19. Masyarakat yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan RI tetapi tidak mengikuti vaksinasi dikenakan sanksi administratif sebagaimana tersebut dalam Pasal 13A ayat (4) Peraturan Presiden RI Nomor 14 Tahun 2021. Yakni berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan, dan/atau denda.

Di edaran itu juga dicantumkan, bagi masyarakat yang tidak memenuhi persyaratan sebagai peserta vaksinasi Covid-19 harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter Puskesmas atau dokter rumah sakit.

Pj Sekda Kabupaten Pekalongan Budi Santoso, dikonfirmasi SE Bupati itu, Rabu (17/11/2021), menyatakan, vaksin itu penting sebagai benteng terakhir setelah protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19. Dikatakan, keberhasilan program vaksin adalah adanya dukungan dari masyarakat.