Anggaran Rp900 M Belum Terserap

by
Dico M Ganinduto, Bupati Kendal

Di luar OPD, untuk kecamatan hanya 1 kecamatan yang penyerapannya di atas 80 persen, sedangkan sisanya baru sekitar 60 – 70 persen. Untuk UPTD Puskesmas hanya 1 yang penyerapannya mencapai 90 persen, sedangkan yang lainnya masih di bawah 50 persen. Untuk kelurahan ada yang pagu anggarannya 0 persen atau tidak terpakai sama sekali, yakni Kelurahan Jetis dan Ketapang. Bupati meminta penggunaan anggaran jangan sampai hanya untuk formalitas tanpa memikirkan substansi.

“Jika masih seperti ini, maka harus berubah cara bekerja dan cara berpikir dengan berinovasi memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Semua harus berinovasi dengan memanfaatkan potensi SDM yang dimiliki untuk pelaksanaan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.

Dico menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan pengecekan terhadap penggunaan anggaran. Perputaran anggaran sangat penting supaya tepat sasaran dan tepat waktu. Hilangkan kebiasaan menghabiskan anggaran di akhir tahun, karena pelayanan untuk masyarakat harus cepat dan tidak boleh ditunda-tunda. “Ada OPD yang tidak benar-benar fokus terhadap substansi kegiatan yang dilakukan dan hanya buang anggaran, ini akan dicek,” pungkasnya. (lid)