Anggaran Rp900 M Belum Terserap

by
Dico M Ganinduto, Bupati Kendal

*Bupati Minta OPD Memacu Realisasi Kegiatan

KENDAL – Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, menyatakan prihatin dengan kinerja penyerapan anggaran di jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjelang akhir tahun yang relatif masih rendah. Terlebih, total belanja daerah yang belum terserap hingga medio November 2021 ini mencapai Rp900 miliar.

Sejauh ini, untuk jenis kegiatan fisik tingkat keterserapan anggarannya baru 48 persen. Sementara kegiatan nonfisik sebesar 62,34 persen realisasi anggarannya.

Bupati Dico M Ganinduto mengatakan, masih rendahnya penyerapan anggaran harus menjadi pelecut bagi OPD. Terutama OPD yang penyerapan anggarannya masih minim sehingga harus didorong untuk dipercepat penyerapan anggarannya. “Penyerapan anggaran rata-rata sebesar 65 persen. Ini masih sangat minim, sehingga perlu didorong untuk dipercepat,” kata Bupati Dico M Ganinduto, kemarin.

Untuk OPD dengan penyerapanya paling tinggi mendapatka apresiasi. Sedangkan kepada OPD dengan penyerapannya paling kecil supaya dilakukan evaluasi dan koordinasi sehingga nantinya akan ada peningkatan penyerapan. Untuk OPD dengan penyerapan anggaran paling tinggi yaitu Dinas Perkim 70 persen, Bakeuda 65,89 persen, Dishub 64,9 persen, Disdukcapil 64,6 persen dan Baperlitbang 63,8 persen. Sedangkan OPD dengan penyerapan anggaran paling kecil, yakni Bagian organisasi 31 persen, Dinkes 33 persen, Bagian Pemerintahan 34 persen, RSUD dr Soewondo 44 persen dan BPBD 45 persen.

“OPD dengan penyerapan tinggi tentu patut diapresiasi. Seperti Dinas Perkim harus dicontoh. Bagi OPD dengan penyerapan palng kecil harus dievaluasi dan dikoordinasikan supaya ke depan tidak terulang kembali. Akar permasalahnya apa harus dicarikan jalan keluarnya,” ungkap Dico.