Zebra Candi Utamakan Tindakan Pre Emtif dan Humanis

by

Masyarakat Diminta Patuhi Kanselticarlantas

Polres Pekalongan, Senin (15/11/2021) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Candi 2021 di Halaman setempat. Dalam pelaksanaan Ops Zebra Candi diutamakan tindakan Preemtif dan humanis.

Operasi Zebra Candi 2011 ditandai dengan penyematan tanda pita kepada perwakilan petugas dari PM, Satlantas dan Dinas Perhubungan oleh Kapolres Pekalongan AKBP Dr Arief Fajar Satria. Apel dihadiri langsung Dandim 0710 Pekalongan, Kepala Dinas Perhubungan, Perwakilan Pemkab Pekalongan dengan diikuti sejumlah perwira dan anggota.

Usai Apel Gelar Pasukan dilakukan pengecekan kendaraan yang digunakan untuk Zebra Candi 2021.

Kapolres Pekalongan AKBP Dr Arief Fajar Satria kepada sejumlah awak media meyampaikan untuk Operasi Zebra secara resmi dilakukan mulai Rabu (15/11/2021) diutamakan tetap melaksanakan kegiatan pre-emtif dan preventif. Artinya petugas mengesampingkan tindakan Represif atau penegakan hukum di mana dalam melakukan tetap kondusifitas

“Pelaksanaan Keselamatan Ketertiban dan Lelancaran lalu lintas ini dilakukan menjelang Natal dan tahun baru disusul dengan operasi lilin. Langkah ini untuk meningkatkan disiplin masyarakat, karena kita ketahui bersama saat ini dengan adanya pembatasan yang kemudian masyarakat banyak keluar,” katanya.

Kemudian ditengah pandemi tetap pada memutus mata rantai Covid-19. Jika dalam pelaksanaan Operasi Zebra ini menggunakan metode yang Humanis dan Simpati, untuk sasarannya kendaraan roda dua dan roda empat.

Untuk itu Kapolres menghimbau masyarakat tetap mengenakan masker, menggunakan helm di perjalanan. Karena ini bukan untuk kepolisian semata akantetapi demi melindungi diri sendiri.

“Kita ketahui bersama kecelakaan lalu lintas ini sangat mengerikan dibandingkan dengan adanya suatu bencana, karena setiap hari itu pasti ada, setiap jam bahkan tiap menit ada kecelakaan,” imbuhnya. (Yon)