Dream Big Park Pekalongan Dibuka Kembali

oleh -
BERFOTO - Dirut Utama PT Ajisaka, Sudjadi beserta keluarga serta jajaran direksi, Pimpinan BRD Residence Pekalongan serta Tim besar BRD Residence Pekalongan sekaligus Tim Dream Big Park Pekalongan berfoto bersama anak yatim piatu Yayasan Aswaja dan Yayasan Sang Bahurekso Pekalongan.

*Dikemas dengan Pemberian Santunan

KOTA – Dalam rangka memeriahkan HUT Ke-26, PT Ajisaka menggelar kegiatan santunan anak yatim piatu sekaligus reopening wahana Dream Big Park Pekalongan, Jumat (5/11/2021). Berlokasi di pendopo Dream Big Park Pekalongan, kegiatan berlangsung sederhana dan terbatas.

Mengangkat tema ‘Berbagi dengan Bakti Meraih Berkah Illahi’, PT Ajisaka memberikan santunan kepada anak yatim piatu sebanyak 100 anak yang berada di bawah naungan Yayasan Aswaja dan Yayasan Sang Bahurekso Pekalongan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Dirut utama PT Ajisaka, Sudjadi beserta keluarga serta jajaran direksi, Pimpinan BRD Residence Pekalongan, Lutfi Setiawan serta Tim BRD Residence Pekalongan sekaligus Dream Big Park Pekalongan.

Dirut utama PT Ajisaka, Sudjadi mengatakan bahwa acara santunan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan PT Ajisaka selama ini. Setelah santunan di Kota pekalongan nanti akan berlanjut di kota selanjutnya yakni Semarang, Sumedang, hingga Ungaran.

“Kegiatan rutin ini bukan hanya berlangsung ketika momen HUT saja. Melainkan kegiatan yang yang hampir sering kami lakukan untuk mengundang anak yatim untuk saling berbagi. Harapanya segala yang kita usahakan ini barokah bisa bermanfaat untuk orang banyak. Sehingga kedepan insya Allah akan selalu berbuat baik kepada orang. Ini juga sebagai motivasi sesama untuk saling berbagi,” ungkap Sudjadi.

Lebih lanjut, selain kegiatan santunan agenda kali ini sekaligus dalam rangka peresmian pembukaan kembali wahana Dream Big Park Pekalongan. Seperti diketahui hampir dua tahun wahana tersebut tutup akibat pandemi Covid-19. Namun saat ini sudah mulai diizinkan buka kembali dengan ketentuan kapasitas terbatas.