Waspada, Wilayah Atas-Bawah Sama-sama Rawan Bencana

oleh -
SIMULASI - Pemkab Kendal menggelar Apel Siaga Bencana di salah satu wilayah yang rawan bencana, yakni di Desa Korowelang Wetan, Kecamatan Cepiring.

Dico meminta semua pihak secara besama-sama dapat menyelesaikan persoalan bencana yang ada. Karena hal itu tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri dan perlu mengedapankan komunikasi yang baik dari seluruh pihak agar bencana bisa dikendalikan dengan baik dan masyarakat yang ada di Kendal bisa merasakan kehadiran pemerintah, TNI Polri untuk penanganan baniir.

“Jadi harus kita siapakan semua dari sebelum terjadi banjir. Titik-titiknya di mana harus sudah kita pikirkan. Dan apa yang harus dilakukan ketika banjir terjadi. Ini juga harus dipikirkan bersama,” ujarnya.

Dico berharap dengan kerja bersama-sama (kolaboratif) maka dapat melakukan penanganan banjir dengan baik dan sekaligus memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat. Karena seabagai pelayan masyarakat harus siap siaga memastikan dan merespon dengan cepat apabika bencana terjadi di Kabupaten Kendal.

Dico berharap dengan melihat kesiapsiagaan dari segi peralatan yang ada besar harapanya dapat berjalan dengan maksimal dan bermanfaat untuk masyarakat dalam penanganan siaga bencana.

“Semoga ke depannya kita bisa bekerja bersama-sama dalam penenganan siaga bencana agar bencana di Kendal bisa kita minimalisasi dan dampaknya bisa berkurang,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Kendal, Sigit Sulistyo mengatakan, ada enam titik bencana di Kabupaten Kendal, mencakup wilayah atas dan bawah. Untuk wilayah atas BPBD sudah memasang alat pendeteksi gempa di Desa Tirtomulyo, Kecamatan Plantungan.

“Kalau di wilayah atas masalah tanah longsor dan di wilayah bawah banjir. Saat ini sudah memasuki musim penghujan dan puncaknya bulan Januari dengan curah hujan tinggi,” katanya. (lid)