Swab Dadakan, Bersih dari Covid 19

by
AKTIVITAS - Siswa SMAN 4 Pekalongan sedang dilakukan swab oleh petugas.

*SMAN 4 Pekalongan

KOTA – Swab antigen mendadak yang dilakukan oleh Puskesmas Pekalongan Selatan untuk warga SMAN4 Pekalongan yang dilakukan secara acak menyatakan SMAN 4 Pekalongan bersih dari covid 19. Swab tersebut di ujikan kepada 10% warga SMAN 4 Pekalongan dan dipilih langsung oleh petugas kesehatan yang bertugas.

Disampaikan Kepala SMAN 4 Pekalongan Yulianto Nurul Furqon kepada Radar Pekalongan, Kamis (4/11/2021) bahwa peserta swab yang diminta oleh petugas kesehatan ada 10% dari warga SMAN 4 Pekalongan, yang berarti dari 853 siswa yang dimiliki oleh sekolah sekitar 80an siswa yang menjadi peserta swab, sedang kan tenaga kependidikan dan karyawan ada 10 orang yang mengikuti dari 90 guru dan karaywan yang dimiliki.

“Dari petugas kesehatan mereka hanya meminta data siswa dan guru, lalu mereka memilih dan melingkari siapa-siapa nama yang hendak dijadikan peserta swab dadakan dan Alhamdulillah semua oesrta yang di swab mengeluarkan hasil negatif Covid 19,” ungkap Yuli.

Ditambahkan, karena swab yang dilakukan saat ini bersifat dadakan, jadi kondisi yang ada pada saat swab itu adalah kondisi yang biasa terjadi di SMAN 4 Pekalongan. Sehingga hasil dari swab tersebut menjadi barometer keberhasilan pelaksanaan Prokes di sekolah.

“Kami memang sangat memperhatikan protokol kesheatan secara ketat, semua sudah ada SOPnya mulai dari berangkat hingga pulang sekolah. Kami sudah menyiapkan fasilitas lengkap dan bahkan ketika ada siswa yang berangkat tidak menggunakan masker pun kami sudah menyediakan,” ujarnya.

Laki-laki yang hobi bersepeda ini juga mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Pekalongan serta petugas kesehatan setempat yang turut andil dalam mewujudkan lingkungan yang sehat di SMAN 4 Pekalongan, sehingga kegiatan Pemberlajaran Tatap Muka (PTM) bisa berjalan dengan lancar.

“Kami berharap, yang dilakukan swab dadakan ini tidak hanya SMAN 4 Pekalongan, sehingga nanti bisa diukur kepatuhan Prokesnya,” pungkas Yuli. (mal)