Modus Baru Pencurian Mobil Mewah dengan GPS

by
Kapolda Jateng meminta keterangan dari sejumlah pelaku kejahatan yang berhasil dibekuk selama operasi sikat jaran. Istimewa

Polisi berhasil mengungkap mmodus baru pencurian mobil mewah. Para pencuri memanfaat Global Positioning System (GPS) dalam aksinya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djuhandani mengatakan pihaknya meringkus seorang anggota komplotan pencuri mobil mewah dengan modus memasang alat GPS pada mobil yang jadi incarannya.

“Ini modus baru, mobil yang diincar dipasangi GPS dan diketahui lokasinya,” katanya, Selasa (2/11).

Menurut dia, satu tersangka berinisial R berperan sebagai pemetik atau pelaku yang mencuri mobil berdasarkan atas titik GPS yang sudah dipasang di mobil tersebut.

Dalam aksinya, pelaku membawa kabur sebuah Jeep Rubicon milik seorang warga Kabupaten Sukoharjo beberapa waktu lalu.

Menurut dia, dari hasil penyelidikan diketahui mobil hasil curian tersebut berada di Bandung untuk dijual kembali.

Dijelaskannya, tersangka mendapat perintah dari seseorang untuk mencuri mobil yang sudah ditarget sesuai dengan titik GPS.

Pelaku yang memerintah dan memberi informasi tentang mobil yang jadi target tersebut, saat ini telah mendekam di tahanan Polda Metro Jaya atas sangkaan kasus penipuan dan penggelapan.

Saat ini, penyidik masih mendalami modus pemasangan alat GPS yang dipasang di mobil yang menjadi target komplotan ini.

“Ada satu lagi mobil yang sudah ditarget komplotan ini, berdasarkan titik GPS yang diperoleh pengembangan perkara ini, mobil tersebut berada di Wonosobo,” katanya.

Ia menyebut ada beberapa cara yang disuga digunakan untuk memasang GPS di mobil mewah yang jadi target pencurian.

Menurut dia, ada dugaan keterlibatan bengkel tempat mobil-mobil mewah tersebut biasa menjalani perawatan atau perbaikan.(ant/gw/fin)