Duh, Hoaks Covid-19 Masih Merajalela di Jateng

by
TALKSHOW - Kepala Diskominfo Jateng, Riena Retnanigrum bersama Ketua Komisi A DPRD Jateng, M Saleh, saat talkshow di Radio Abirawa, Rabu (7/10/2021).

*Diskominfo Ajak Lawan dengan Literasi Digital
 
BATANG – Pandemi Covid-19 telah berlangsung lebih dari 1,5 tahun di Indonesia, namun hoaks seputarnya masih saja merajalela. Karena itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah bersama DPRD Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk memperkuat literasi digital guna menghalau persebaran berita bohong tersebut.

Kepala Diskominfo Jawa Tengah, Riena Retnanigrum menyampaikan, saat ini hoaks seputar Covid-19 dan vaksinasi masih menyebar di kalangan pengguna media online. “Masyarakat tidak perlu khawatir, karena Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki website Coronajatengprov.go.id, supaya masyarakat mengkonfirmasi kebenaran sebuah informasi. Di sana bisa dilihat berapa jumlah yang terkonfirmasi dan yang sembuh hingga yang sedang isolasi mandiri maupun terpusat yang didukung kearifan lokal Jogo Tonggo,” terangnya, usai menggelar talkshow Melawan Hoaks dengan Literasi Digital, di Lembaga Penyiaran Publik (LPPL) Radio Abirawa FM, Kabupaten Batang, Rabu (7/10/2021).

Ia mengutarakan, untuk menangkal hoaks di era digital perlu kerja keras dengan meliterasi masyarakat. Terlebih generasi milenial sangat dekat dengan teknologi, maka mereka harus memiliki tata krama dalam bermedia sosial yang cerdas.

“Kemenkominfo RI tak henti-hentinya memberikan literasi digital. Dan di tahun 2022 akan bekerja sama dengan kabupaten/kota se- Indonesia dengan target 200 ribu akan diberikan literasi digital dari berbagai jenis,” bebernya.

Ia mengharapkan, masyarakat makin cerdas, karena di desa-desa pun sudah banyak yang memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan sosialnya. “Dari Pemprov bersama legislatif juga memberikan bantuan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, sudah disediakan kabel fiber optik, bandwitch sebesar 50 Mbps,” tegasnya.