Masyarakat Masih Belum Familiar dengan PeduliLindungi

by
PINDAI - Salah satu pengunjung BDC saat memindai QR Code Peduli Lindungi.

BATANG – Pemkab Batang sudah memulai penggunaan aplikasi PeduliLindungi di wilayah kantor OPD. Hal ini juga nantinya akan diberlakukan di tempat pelayanan umum lainnya. Salah satu yang sudah menerapkan aplikasi ini adalah Daerah Tujuan Wisata (DTW) Batang Dolphin Center (BDC). Bahkan BDC sudah terlebih dahulu menerapkan pemindaian Barcode PeduliLindungi untuk pengunjungnya.

Sayangnya, meski sudah sekitar dua bulan lalu, masyarakat rupanya masih banyak yang belum familiar dengan aplikasi ini. “Sesuai dengan instruksi taman safari pusat, kami sudah menerapkan adanya scan QR Code PeduliLindungi di BDC. Hanya saja masih banyak masyarakat yang belum tahu dan harus diedukasi dulu terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi,” ujar Manajer Operasional Batang Dolphins Center, Oktavianus Bagus Wijaya Danu, Rabu (20/10/2021).

Dijelaskan, masyarakat yang belum familiar dengan PeduliLindungi ini juga menjadi kendala dalam aplikasi ini. Pihaknya juga terkadang memberikan edukasi dan sosialisasi terkait penggunaan aplikasi ini. Selain itu, beberapa pengunjung juga datang dengan kondisi tidak memiliki koneksi internet, sehingga lebih sukar dalam mengakses aplikasi ini. Ke depan pihaknya juga akan menyediakan fasilitas free Wifi agar masyarakat bisa mudah dalam login ke aplikasi PeduliLindungi.

“Kami harus terus sosialisasi dan ajak mereka untuk download aplikasi. Kemudian juga kadang pengunjung tidak ada akses internet sehingga kami sediakan tethering. Selain itu ya ada beberapa pengunjung yang tidak memiliki smartphone,” imbuhnya.

Terkait hal init, pihak BDC masih memberikan izin masuk asalkan pengunjung mematuhi beberapa syarat. Seperti suhu tubuh normal, memakai masker, mencuci tangan dan juga menjaga jarak. “Kalau sudah tidak bisa akses PeduliLindungi ya yang penting Prokes. Kalau tidak bisa Prokes terpaksa kami larang masuk area BDC,” pungkasnya.