DLH Kumpulkan Sampah dari OPD

by
SAMPAH ORGANIK - Kabid Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, DLH Kabupaten Batang, Suyaeni saat menerima sejumlah sampah anorganik dari OPD.

*Tiap Instansi Dapat Rekening

BATANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang membuat gerakan bank sampah yang diberi nama Resik Mulyo. Gerakan itu rutin diselenggarakan setiap hari Jum’at dengan membuka stan di depan Kantor DLH Batang.

Kabid Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, DLH Kabupaten Batang, Suyaeni mengatakan bahwa pihaknya menampung sampah-sampah anorganik dari Organsasi Perangkat Daerah (OPD). “Kami kumpulkan jenis-jenis sampah, mulai dari bekas dokumen yang sudah dihancurkan. Agar keamanan data terjamin,” kata Suyaeni, Rabu (20/10/2021).

Suyaeni mengatakan, bahwa gerakan itu diakuinya untuk memantik mindset memilah sampah dan menyadarkan bahwa sampah pun bernilai ekonomi. Ia menyebut gerakan Bank Sampah Resik Mulyo sudah berjalan lima kali dan dalam setiap penyelenggaraan bisa mengumpulkan 30 kilogram. Masing-masing individu atau instansi yang menyetor sampah akan mendapat semacam rekening.

“Untuk harga sampah bergantung jenisnya, antara Rp 1.500 hingga Rp 2.000-an per Kilogramnya. Pengambilan dananya bergantung kesepakatan dengan nasabah,” jelasnya.

Uang sampah bisa diambil misalnya saat akhir tahun, atau mencapai nominal tertentu. Selain atas nama instansi, perorangan juga bisa ikut berpartisipasi di bank sampah tersebut. (fel)