Polisi Covid-19 Diterjunkan untuk Menjaga Ketaatan Prokes di Pasar

by
BERIKAN MASKER - Salah satu Polisi Covid-19 saat memakaikan masker kepada pedagang. Polisi Covid-19 diterjunkan untuk memantau dan menjaga ketaatan prokes pedagang.

Dari pengalamanya sejak bertugas mulai Agustus lalu, Hendy mengaku ada dua pasar yang memang agak sulit ditertibkan dalam hal menjaga prokes yakni pedagang di Pasar Sorogenen dan Pasar Grogolan. Kesulitan terjadi karena dua pasar tersebut terbilang besar sehingga area kerjanya juga luas.

“Pedagangnya juga banyak. Kadang sudah diingatkan ketika kami pergi maskernya diturunkan dengan berbagai alasan. Tapi ini menjadi tantangan bagi kami bagaimana bisa memberikan edukasi secara baik-baik sehingga pedagang bisa paham dan mengerti pentingnya prokes. Meskipun kasus Covid-19 di Kota Pekalongan sudah melandai, kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Salah satu pedagang Pasar Podosugih, Nur Suwaji, mengaku awalnya kaget dengan adanya Polisi Covid-19 yang setiap hari berkeliling mengingatkan prokes. Namun kini dirinya dan pedagang lain sudah terbiasa dan nyaman dengan kehadiran mereka. “Karena kami dari pedagang juga ingin agar Covid-19 ini segera hilang, semua juga sehat,” katanya.

Menurutnya, adanya Covid-19 juga berdampak terhadap pendapatan pedagang. Selama penerapan PPKM Darurat dan PPKM level 4 di Kota Pekalongan, pasar sepi karena pembeli tidak ada yang datang. “Sejak PPKM lalu pembeli jarang datang ke pasar. Sehingga harapan kami Covid-19 segera hilang dan pasar ramai kembali,” tandasnya.(nul)