Konsep Belajar ala Upin Ipin Mampu Tingkatkan Semangat Belajar Siswa

by
PAPARKAN - Diannita Ayu Guru SD Negeri 2 Sukorejo Kendal, paparkan implementasi kreasi tulisan praktik baik dengan judul "Belajar dari Upin Ipun" talksow Praktik Baik Tanoto Foundation bekerjasama dengan Radar Pekalongan.

Konsep belajar dari Upin dan Ipin diterapkan kepada anak didiknya di kelas 5B, yaitu untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui ketrampilan bermain peran dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan memberikan evalusai dengan memberikan petanyaan pengetahuan tokoh dan perannya. Banyak karakter tokoh fiski di film animasi Upin dan Ipin tersebut, selain pemeran utama Upin dan Ipin diantaranya ada Mei Mei, Ehsan, dan Ancle Muthu. Dalam memilih karakter tokoh yang akan dimainkan anak-anak diberikan kebebasan.

“Sebelum pentas drama, saya hanya memberitahukan kepada anak-anak yang sudah saya bagi mejadi beberapa kelompok untuk pentas. Mereka hanya dikasih jalan ceritanya dan peralatan apa yang harus disiapkan. Saat itu anak-anak tertarik dan penasaran. Untuk siswa yang berkebutuhan khusus saya memberikanya peran yang tidak ada dialognya, tapi tetap bisa melakukanya,” jelas Diannita Ayu.

Dengan konsep belajar ala Upin dan Ipin, dapat diketahui dari ekpresi mereka senang tidaknya saat belajar melalui bermain peran. Bahkan di ahkir pembelajaran Dpun memberian refleksi kepada anak didiknya agar mereka terbiasa dari pembelajaran dan mengatahui apa yang dirasakanya.

“Misal kalau kurang nyaman maka akan saya terapkan ke pembelajaran selanjutnya. Bearti harus ada memperbaikan bagian mana yang dinilai kurang nyaman. Tapi Ketika anak anak praktik mereka los saja dan tak merasa terbebani, mereka tidak saya suruh menghafalkan naskah jadi mengalir begitu saja,” pungkas Diannita Ayu. (lid)