Selamatkan Generasi dengan Asupan Makanan Bergizi Sejak Dini

by
ARAHAN - Kepala Dispermades Batang, Agung Wisnu Barata saat memberikan arahan kepada peserta pelatihan masak kudapan bagi desa penerima program PMT-AS 2021, baru-baru ini. Dok Istimewa

BATANG – Kualitas sumber daya manusia (SDM) akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan sebuah bangsa. Karena itu, kualitas SDM perlu diselamatkan sejak dini guna menunjang kemajuan bangsa di masa depan. Salah satu upayanya adalah dengan memastikan asupan makanan bergizi sejak dini kepada anak, sehingga derajat kesehatannya akan terjaga.

Demikian pesan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (Dispermades) Kabupaten Batang, Dr Agung Wisnu Barata SSos MM, saat membuka kegiatan Pelatihan Masak Kudapan Bagi Desa Penerima Program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di aula Dispermades, Selasa (11/10/2021) kemarin.

“Karena pembangunan ideal haruslah berpusat pada manusia. Maka tugas kita salah satunya menjaga kualitas manusianya, termasuk memastikan asupan makanan yang bergizi sebagai ikhtiar menyelamatkan generasi masa depan khususnya anak SD/MI,” ungkap Agung di hadapan TP PKK desa penerima PMT-AS.

Hal tersebut antara lain dilaksanakan melalui upaya perbaikan gizi dan pemberian obat cacing. Perbaikan gizi dilakukan dengan cara pemberian makanan tambahan anak sekolah yang mengandung angka kecukupan gizi (AKG) dan berstandar B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman). Pemberian obat cacing dilakukan sebelum PMT-AS dibagikan, tujuannya agar kondisi anak sekolah tersebut sudah bebas dari cacing-cacing yang merugikan karena menghisap sari-sari makananan pada tubuh anak.

Sementara untuk menguoayakan menu yang sehat, enak dan berstandar BZSA, peserta pelatihan karenanya mendapatkan bimbingan dan petunjuk dari para ahlinya. “Untuk itu, hari ini kita mengadakan pelatihan memasak makanan atau jajanan kudapan PMT-AS bagi TP PKK desa sasaran penerima program PMT-AS tahun 2021. Tujuannya agar hasil olahan bisa sesuai mutu, rasa dan harganya,” terang Agung.

Agung juga berharap, pemberian makanan tambahan ini akan menjadikan siswa semakin sehat, cerdas, sholeh, berbudi luhur, rajin masuk sekolah, serta semangat belajar. (Humdis/Swandaru)