Pemkab Pekalongan Gelar Festival Njajan Njo Online untuk Mengankat UMKM

by
PENCET TOMBOL - Wabup Riswadi bersama Head of Government Relations PT Gojek Indonesia Wilayah Jateng DIY Saiful Bakhtiar memencet tombol sebagai tanda launching Festival Njajan Njo 2021, di Aula Lantai 1 Setda, kemarin.

Pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di Kabupaten Pekalongan banyak terpuruk di awal masa pandemi Covid-19. Seiring kian landainya kasus Covid-19, banyak masyarakat yang kini mulai bangkit lagi untuk mengembangkan usahanya. Namun dengan batasan-batasan akibat pemberlakukan PPKM, usaha yang digeluti pelaku UMKM belum berjalan maksimal. Salah satunya masih adanya pembatasan jam operasional pada malam hari, tidak boleh ada kerumunan, dan pembatasan-pembatasan lainnya.

Oleh karena itu, Pemkab Pekalongan bersama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) melaunching Festival Njajan Njo, Kamis (14/10/2021) siang, di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan. Launching Festival Njajan Njo Tahun 2021 yang merupakan kolaborasi pemkab bersama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) ini diharapkan memberikan kesempatan perluasan jangkauan pemasaran produk UMKM melalui onboarding di platform go shop melalui google bisnis secara online.

Acara launching ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Pj Sekda Budi Santoso, Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda, dan manajemen PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Launching dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Launching program Njajan Njo sebelumnya telah dilaksanakan di Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi, pada tanggal 23 September 2021 yang merupakan salah satu fokus kegiatan replikasi Laboratorium Kemiskinan yang dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Hari Koperasi ke-74.

Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi, mengatakan, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari semua pihak, baik unsur pelaku usaha maupun ASN Kabupaten Pekalongan yang telah bersedia melakukan beberapa kali transaksi untuk membantu UMKM dengan tagar ‘Keren Bantu UMKM’.

Tidak hanya ASN, menurut Riswadi, masyarakat Kabupaten Pekalongan secara luas diharapkan ikut serta dalam mensukseskan program ini.

“Perluasan sasaran program bukan hanya di lingkup ASN, namun masyarakat Kabupaten Pekalongan secara luas untuk menggunakan fasilitasi fitur belanja online melaui G0-Shop. Promosi melalui diskon menjadi salah satu sarana ampuh untuk menarik konsumen berbelanja secara online,” ungkap Riswadi.

Bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan pecinta kuliner, Gojek berkolaborsi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui layanan Go-food memberi kemudahan bagi masyarakat untuk membeli makanan pilihannya.

Dikatakan pula melalui program Njajan Njo ini pemkab dan Gojek membuat satu promo khusus yang diikuti lebih dari 400 mitra Go-food.Riswadi berharap dengan program Njajan Njo bersama Gojek ini, UMKM akan tumbuh besar dan kuat terutama dalam situasi pademi saat ini. “Kunci kesuksesan Gojek adalah kecerdasan, inovatif dan ada kolaborasi dengan semua pihak, sehingga Gojek sekarang tumbuh menjadi start up nasional yang omset perdetiknya mencapai milyaran rupiah,” tandasnya.

Selanjutnya sebagai tanda launching Festival Njajan Njo Tahun 2021 dilakukan pemencetan tombol oleh Wakil Bupati Pekalongan Riswadi bersama Head of Government Relations PT Gojek Indonesia Wilayah Jateng DIY Saiful Bakhtiar.