Turunkan Stunting, Radio Abirawa Aktif Edukasi Masyarakat

by
SOSIALISASI - Sosialisasi dan edukasi Stunting yang dilakukan Radio Abirawa, baru-baru ini.

BATANG – Pemkab Batang mentargetkan Tahun 2024 kasus stunting di Batang dapat turun ke angka 12 persen. Oleh karenanya, OPD terkait diminta untuk aktif mendukung gerakan pencegahan stunting. Salah satunya seperti dilakukan Diskominfo Batang melalui Radio Abirawa, yang turut ambil peran dalam edukasi stunting ke masyarakat.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Batang, Puji Setyowati mengutarakan, sebagian besar masyarakat menengah ke bawah lebih sering mendengarkan informasi yang berbalut hiburan melalui Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abirawa FM.

“Jadi kami mengoptimalkan keberadaan radio Abirawa untuk menyosialisasi pencegahan stunting, lewat spot-spot siaran,” ungkapnya saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Dengan adanya sosialisasi stunting melalui radio ini, diharapkan edukasi stunting dapat menjangkau masyarakat di desa. Lantaran desa juga diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam penangan Stunting.

Hal ini turut diamini Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DP3AP2KB Batang, Sri Eprileni. Meski dari angka stunting nasional Kabupaten Batang termasuk tidak terlalu tinggi, namun diharapkan OPD termotivasi untuk penurunan target di tahun 2024 mendatang. Ia juga membenarkan bahwa pemerintah desa turut berperan penting terhadap pencegahan stunting.