Nusron Minta Waktu Pelaksanaan Bedah Rumah Dipersingkat

by
Wakil Ketua DPRD Kota Pekalongan, Nusron.

“Sering kami temui material yang tidak sesuai karena biaya tidak cukup. Sehingga tahun 2022 kami usulkan untuk bantuan bedah rumah dari APBD tidak lagi Rp 10 juta tapi Rp 15 juta. Itupun menurut saya belum dapat memenuhi kebutuhan. Tapi paling tidak ketika pemerintah membantu rakyat, jangan sampai membuat rakyat bingung bahkan harus hutang untuk nombok,” ujarnya.

Selanjutnya, dia juga menyoroti terkait pembelanjaan material. Pria yang juga Ketua DPC PKB Kota Pekalongan itu berharap agar OPD terkait tidak mengarahkan pembelanjaan material kepada satu toko tertentu. “Banyak penerima yang mengeluhkan itu. Penerima tidak bisa memilih akan belanja ke mana karena diarahkan ke satu toko tertentu. Ini tidak etis. Kalau alasan OPD mengarahkan ke toko tertentu itu apa, saya tidak tahu. Tapi yang jelas saya tahu yang terjadi karena kebetulan tokonya ada di dekat rumah saya,” tandasnya.(nul)