Rancangan KUA-PPAS Tahun 2022, Penanganan Covid-19 Masih jadi Perhatian

by
RAPAT PARIPURNA - DPRD Kota Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pembacaan pengantar rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2022.

KOTA PEKALONGAN – DPRD Kota Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pembacaan pengantar rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2022, Kamis (14/10/2022). Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, M Azmi Basyir, pengantar rancangan KUA-PPAS dibacakan oleh Wakil Wali Kota Pekalongan, Salahudin.

Dalam penyampaiannya, Salahudin memaparkan anggaran pendapatan direncanakan sebesar Rp 945.520.238.000 atau naik 0,92% dibandingkan penetapan APBD tahun 2021 dan naik 1,73% dibandingkan perubahan APBD tahun 2021. Sementara untuk anggaran belanja, direncanakan sebesar Rp 986.520.238.000 atau naik 0,26% dibandingkan penetapan APBD tahun 2021 dan jika dibandingkan perubahan APBD tahun 2021 justru mengalami penurunan sebesar 5,28%.

Dia menuturkan, komponen yang tercantum dalam KUA-PPAS berisi dari upaya pentahapan perwujudan visi dan misi, serta program-program unggulan daerah. Seperti jaminan akses pendidikan masyarakat, fasilitasi bagi pelaku dan lembaga pendidikan keagamaan, digitalisasi database infrastruktur permukiman, membangun sistem pengelolaan sampah dan limbah di tingkat pemukiman dan kota, ruang publik bagi kegiatan kreatif dan rekreasi warga, serta internet gratis bagi masyarakat.

Rancangan KUA-PPAS juga tak lepas dari program penanganan Covid-19 di Kota Pekalongan. Sebagian anggaran belanja, dikatakan Salahudin akan dialokasikan untuk pemulihan ekonomi daerah di tengah pandemi Covid-19. Seperti peningkatan pemasaran produk ekonomi kreatif dengan memanfataakn teknologi informasi. Juga untuk memberikan jaminan kesehatan masyarakat serta pemberian insentif bagi tenaga kesehatan.

“Semoga Covid-19 bisa segera diangkat dari Indonesia sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal, ekonomi dapat pulih dan kesejahteraan masyarakat juga bisa meningkat,” katanya.