Pelayanan MPP Kurang Maksimal Selama Pandemi

by
TINJAU - Bupati Dico M Ganinduto malakukan peninjauan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kendal yang ada di Kantor DPMPTSP Kendal.

“Ini juga ada perubahan ketentuan terkait dengan Undang-Undang Cipta Kerja dan penerapan sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) atau sistem perizinan berusaha yang terintegrasi secara elektronik dan pergantian IMB ke PBG ini juga menjadi masalah yang harus segera kami formulasikan solusinya,” katanya.

Diakui Anang, perubahan sistem ini menjadikan perizinan menjadi sedikit terhambat. Hanya saja, untuk aspek perizinan, pelayanan satu atap tetap berjalan. Untuk sementara ini pihaknya fokus sinkronisasi kegiatan guna meimicu UMKM.

“UMKM jadi salah satu program dari Bupati yang harus dilaksanakan. Tidak hanya dari PTSP tapi dari OPD-OPD teknis terkait secara konprehensip. Salah satunya yaki mendukung digital platfom, baik Gojek, Toko Pedia. Kebetun hari ini ada penerimaan driver Gojek. mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat menambah lapanga kerja,” jelasnya.

Anang menyatakan, selain penerimaan driver Gojek, ke depan pihaknya juga akan memunculkan keberadaan UMKM. Sehingga nantinya dapat tumbuh bareng dengan karakteristik dengan cakupan wilayah industri dan pariwisata. “UMKM nanti bisa kerjasama dengan Grabfood. Atau kita dorong dari sisi marketingnya dan sisi permodalanya,” ujarnya.

Anang mengklaim ada beberapa kegiatan yang sudah dilakukan. Seperti kerjasama dengan BRI, BPR BKK. Ini untuk akses permodalan. Sedangkan untuk akses marketing berupa standarisasi terhadap apa yang bisa ditawarkan kepada sisi marketable ini harus disesuaikan.

“Disperinkop UKM dari sisi pelatihanya, dan PTSP dari sisi pelatihan manajemen marketnya. Kami kerjasamakan misalkan Indomart dan Alfamart supaya produk-produk UMKM bisa masuk ke gerai-gerai toko modern tersebut,” pungkasnya. (lid)