Stok Vaksin Covid 214 Ribu

by
PANTAU SERBU VAKSIN - Bupati Fadia Arafiq memantau pelaksanaan serbu vaksin di halaman Kompi Yonif 407 Wonopringgo, kemarin.

*Serbuan Vaksin Kian Gencar

WONOPRINGGO – Di beberapa daerah stok vaksin Covid-19 menipis. Di Kabupaten Pekalongan, stok vaksin saat ini cukup banyak, yakni ada 214 ribu dosis. Serbuan vaksin ke masyarakat dengan jemput bola ke desa pun digencarkan. Pemda bersama TNI, Polri, dan pihak-pihak lainnya keroyokan untuk melaksanakan percepatan vaksinasi Covid-19.

Salah satunya dilakukan Kompi C Yonif 407 bersama pemda dan Polres Pekalongan yang menggelar serbu vaksin, Rabu (13/10/2021) siang, di halaman Kompi C Yonif 407, Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo. Tampak warga antusias untuk bisa divaksin. Sejak pagi mereka rela antre. Meski diserbu warga, pelaksanaan vaksinasi tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dengan pengamanan dari aparat TNI dan Polri.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq turun langsung melakukan monitoring kegiatan serbu vaksin tersebut. Tampak hadir pula Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria SH, perwakilan Kejari Kabupaten Pekalongan, Kasdim 0710 Pekalongan, Pj Sekda Budi Santoso dan kepala OPD terkait, dan juga Camat Tuti Haryati beserta Forkopimcam Wonopringgo.

Bupati Fadia menyampaikan, Kabupaten Pekalongan mendapatkan 184 ribu vaksin, ditambah 30 ribu vaksin dari Kementerian Kesehatan dibantu anggota DPR RI Dony Akbar. Dropping vaksin ini untuk percepatan vaksinasi bagi semua masyarakat Kabupaten Pekalongan. Dibanding kabupaten lain, jumlah ini adalah yang terbanyak di Jawa Tengah. Harapannya, dengan penambahan vaksin ini warga yang belum divaksin terutama para lansia (lanjut usia) bisa segera mendapatkan vaksin.

“Vaksin sudah banyak, untuk itu kita harus semangat. Karena kalau vaksin sudah tersedia kitanya tidak mau divaksin, nanti kita semua yang susah. Level di Kabupaten Pekalongan tidak akan turun. Kemarin Kabupaten Pekalongan sudah level 2, namun berhubung yang divaksin baru kurang lebih 35 persen akhirnya naik lagi ke level 3,“ tutur Bupati.