Junjang Adminduk Berlaga di KIPP Jateng

by -
PEMAPARAN - Bupati Fadia Arafiq memaparkan inovasi Junjang Adminduk yang berlaga di Top Ten KIPP Jateng 2021.

KAJEN – Pemkab Pekalongan terus berinovasi. Setelah inovasi laboratorium kemiskinan dan kudu sekolah masuk Top 45 nasional, tahun ini inovasi Junjang Adminduk dan Sapu Jagad di Disdukcapil Kabupaten Pekalongan bertarung di Top Ten KIPP Jateng.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, kemarin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada para dewan juri atas kesempatan terhadap inovasi Junjang Adminduk Kabupaten Pekalongan dalam seleksi menuju Top Ten KIPP Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021.

Inovasi Junjang Adminduk merupakan inovasi layanan administrasi kependudukan berbasis kewenangan desa oleh fasilitator administrasi kependudukan desa. Tujuannya untuk mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Fadia Arafiq dalam acara Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021 oleh Bupati Pekalongan di Ruang Rapat Bupati, Selasa (12/10/2021).

Dalam kesempatan itu, Bupati Fadia memaparkan kepada tim penilai bahwa inovasi Junjang Adminduk didukung sepenuhnya oleh pihak desa melaui APBDes.

Lebih lanjut, dijelaskan pula kondisi wilayah Kabupaten Pekalongan yang sangat luas, termasuk gunung dan laut menjadi pertimbangan munculnya inovasi tersebut.

“Inovasi ini muncul karena adanya tiga masalah utama yang dihadapi masyarakat pedesaan untuk mengakses dokumen administrasi kependudukan, yaitu jarak yang jauh. Ini yang penting, sehingga inovasi ini membuat masyarakat sangat terbantu. Dan prosedur pelayanan yang dianggap rumit, karena untuk mendapatkan suatu dokumen kependudukan itu harus melampirkan syarat dokumen dari instansi yang lain,” papar Fadia.

Pada kondisi pandemi saat ini, yang semuanya serba dibatasi terutama layanan tatap muka, lanjut Fadia, maka layanan diarahkan melalui daring atau online. Sedangkan tidak semua masyarakat mengerti layanan sistem online ini. Oleh sebab itu dengan adanya inovasi Junjang Adminduk ini dinilai akan sangat bermanfaat untuk seluruh masyarakat.

Dikatakan, banyak kabupaten lain yang datang ke Kabupaten Pekalongan untuk mereplikasi inovasi ini, bahkan mereka sekarang sudah bisa menjalankannya di kabupaten masing-masing. “Inovasi Junjang Adminduk ini sejalan dengan visi misi Bupati/Wakil Bupati Pekalongan, yaitu kita ingin menciptakan pemerintahan yang bersih berwibawa dan inovatif. Dan saat ini telah masuk dalam RPJMD teknokratis yang kami berkomitmen untuk melaksanakan inovasi sehingga semakin banyak masyarakat Kabupaten Pekalongan yang mendapatkan layanan administrasi kependudukan secara mudah, cepat, dan gratis,” katanya.