Tanaman Obat Keluarga, Solusi Hemat Hidup Sehat

by

Oleh: apt. Chasnawati, S.Si

Guru Produktif Farmasi SMK Yapenda 2 Wiradesa

BERADA di garis khatulistiwa membawa keuntungan besar bagi masyarakat Indonesia. Tanah yang subur membuat berbagai tanaman berhasil tumbuh di Indonesia. Beragam tanaman tumbuh dengan subur, bahkan masyarakat sudah tak asing jika menemuinya. Selain dapat memenuhi kebutuhan pangan, diantara tanaman-tanaman tersebut juga banyak yang termasuk kedalam tanaman obat keluarga atau biasa disebut dengan sebutan TOGA. Selain minim efek samping, tanaman obat juga mengajak masyarakat untuk lebih hemat, terlebih jika masyarakat mampu menanam tanaman obat keluarga di pekarangan masing-masing. Namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui zat khasiat yang terkandung dari tanaman–tanaman tersebut. Sebagai upaya pengenalan terhadap masyarakat, berikut tanaman obat keluarga yang cukup sering ditemui, antara lain:

Jahe

Jahe mempunyai nama latin Zingiberis Rhizoma. Rhizoma artinya rimpang atau akar tinggal yaitu sebuah bentuk modifikasi batang tanaman yang biasanya menjalar di dalam tanah dan dapat menghasilkan tanaman baru dari ruasnya. Jadi Zingiberis Rhizoma adalah Rimpang Jahe. Nama  tanaman asal adalah Zingiber Officinale (Roscoe). Keluarga tanaman ini adalah Zingiberaceae.

Kandungan atau isi zat berkhasiat dari Jahe adalah Oleoresin, Minyak atsiri yang mengandung Zingeron, Zingiberol, Zingiberene, Pati, Damar, dan Gingerin.

Penggunaan atau khasiat dari Jahe antara lain sebagai Karminatif yaitu mengeluarkan angin dari tubuh manusia, Diaforetika yaitu memperbanyak keluarnya keringat, Stimulansia yaitu meningkatkan konsentrasi, bisa juga untuk menghilangkan kelelahan serta menambah kemampuan fisik dan mental, Ekspektoran yaitu mengencerkan dahak, Amara yaitu menambah nafsu makan.

Jahe merupakan rimpang yang mempunyai bau aromatik dan rasa pedas. Berdasarkan bentuknya jahe memilik bentuk-bentuk antara lain: (1) Jahe Putih Besar adalah rimpangnya lebih besar dan ruas rimpangnya lebih mengembung, (2) Jahe Putih Kecil adalah ruas kecil agak rata sampai sedikit mengembung, (3) Jahe Merah adalah rimpangnya berwarna merah dan lebih kecil dari jahe putih.

Selain bentuk, jenis jahe juga dibedakan berdasarkan pengolahannya yaitu: (1) Black Ginger atau Jahe Hitam yaitu jahe segar yang direndam dengan air mendidih, kemudian dikeringkan cepat – cepat, (2) White Ginger atau Jahe Putih yaitu jahe segar yang dicuci secara hati – hati dikupas lapisan gabus dan dicuci berulang – ulang, (3) Green Ginger atau Jahe Hijau yaitu jahe segar atau yang dikeringkan tanpa pengolahan khusus dan dipakai untuk bumbu masak.

Temu Lawak

Temu Lawak mempunyai nama latin Curcumae Rhizoma. Nama tanaman asal adalah Curcuma xanthorrhiza (Roxb). Keluarga tanaman ini adalah Zingiberaceae. Kandungan atau isi zat berkhasiat dari  Temu lawak antara lain Minyak Atsiri yang mengandung felandren dan tumerol, Zat warna kurkumin, dan Pati. Penggunaan atau khasiat dari Temu Lawak antara lain sebagai Kolagoga yaitu penghancur batu empedu dan sebagai Antispasmodika yaitu mengurangi kejang otot. Temu Lawak merupakan rimpang yang mempunyai bau khas aromatik dan rasa tajam dan pahit.

Kunyit

Mempunyai nama latin Curcumae Domesticae Rhizoma. Nama  tanaman asal adalah Curcuma domestica (Via). Keluarga tanaman ini adalah Zingiberaceae. Kandungan atau isi zat berkhasiat dari  Kunyit antara lain, (1) Minyak atsiri yang mengandung tumeron, zingiberene, seskuiterpen, (2) Zat warna kurkumin, (3) Damar. Penggunaan atau khasiat dari Kunyit  antara lain sebagai Kolagoga yaitu penghancur batu empedu, Karminativa yaitu mengeluarkan angin dari tubuh manusia, Antidiare yaitu obat diare, Skabisida yaitu anti kudis Kunyit  merupakan rimpang yang mempunyai bau khas aromatik dan rasa agak pedas lama – lama rasa tebal.

Kencur

Kencur mempunyai nama latin Kaempferia Rhizoma. Nama  tanaman asal adalah Kaempferia galanga (L). Keluarga tanaman ini adalah Zingiberaceae. Kandungan atau isi zat berkhasiat dari Kencur adalah (1) Minyak atsiri yang mengandung sineol dan kamferin, (2) Alkaloid. Penggunaan atau khasiat dari Kencur yaitu antara lain (1) Karminativa yaitu mengeluarkan angin dari tubuh manusia, (2) Diaforetika yaitu memperbanyak keluarnya keringat, (3) Stimulansia yaitu meningkatkan konsentrasi, bisa juga untuk menghilangkan kelelahan serta menambah kemampuan fisik dan mental, (4) Ekspektoransia yaitu mengencerkan dahak, (5) Roboransia yaitu menambah daya tahan tubuh. Kencur merupakan rimpang yang mempunyai bau khas aromatik dan rasa pedas, hangat dan agak pahit.

Laos

Laos mempunyai nama latin Languatis Rhizoma. Nama  tanaman asal adalah Languas galanga (L). Keluarga tanaman ini adalah Zingiberaceae. Kandungan atau isi zat berkhasiat dari Laos adalah Minyak atsiri yang mengandung metilsinamat, sineol, kamfer dan galangol. Penggunaan atau khasiat dari Laos yaitu (1) Karminativa yaitu mengeluarkan angin dari tubuh manusia, (2) Antifungi yaitu antijamur (obat gatal, obat panu). Laos  merupakan rimpang yang mempunyai bau  aromatik dan rasa pedas.

Selain berkhasiat, tanaman–tanaman di atas sangat mudah didapatkan dan masyarakat dapat mengembangbiakkan dengan menanam rimpang dari tanaman tersebut. Misalnya pada saat membeli aneka bumbu dapur seperti jahe, temu lawak, kencur, kunyit dan laos, rimpang dari tanaman tersebut dapat ditanam di pot atau langsung di halaman atau pekarangan rumah. Dengan manfaatkan halaman atau pekarangan rumah untuk menanam Tanaman Obat Keluarga menjadi salah satu Solusi Hemat Hidup Sehat. Ketika sakit, tak perlu jauh-jauh lagi membeli obat, namun cukup dengan memetik hasil dari Tanaman obat keluarga yang sudah ditanam. Dengan cara sederhana ini, Mari Wujudkan Hidup Sehat yang Tidak Harus Mahal! (*)