Weit, Batang Malah Kekurangan Tenaga Kerja

by
PELATIHAN - Bupati Wihaji dan Kepala Disnaker, Suprapto saat menghadiri pembukaan kegiatan pelatihan ketrampilan kompetensi guna menyiapkan para tenaga kerja terampil.

BATANG – Pertumbuhan industri di Kabupaten Batang yang semakin pesat membuat kebutuhan tenaga kerja mengalami lonjakan. Bahkan, Bupati Batang, Wihaji, menyebut bahwa saat ini daerahnya justru kekurangan tenaga kerja untuk memenuhi permintaan sejumlah perusahaan mulai beroperasi.

Bahkan, Bupati Wihaji selalu menyempatkan diri untuk mempromosikan sejumlah lowongan kerja bagi masyarakat Batang dalam setiap kunjungan kerjanya ke desa desa.

“Iya, kita lagi kekurangan jumlah tenaga kerja saat ini. Maka saya selalu titipkan informasi ini ke kepala desa maupun camat, agar warganya dapat mendapatkan kerja di wilayahnya sendiri,” terang Wihaji.

Ia mengatakan, terdekat, dua perusahaan besar di Pantura Batang yang kini sudah berdiri dan mengekspor produknya ke sejumlah negara membutuhkan ratusan tenaga kerja.

“Saya diinformasikan, bahwa dua perusahaan yakni PT Wanho Industries Indonesia dan PT Batang Apparel Indonesia sedang membuka perekrutan tenaga kerja. Salarynya lumayan Rp3-4juta dan hanya lima hari kerja saja. Maka silahkan manfaatkan peluang itu,” jelasnya.

Ia mengarahkan, agar masyarakat yang tidak mempunyai skil atau keahlian dapat mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Batang.

“Jadi yang unskil, tidak perlu sekolah, cukup ikut pelatihan di Pemda Batang. Saya menjamin, setelah selesai mengikuti pelatihan itu, maka selanjutnya masyarakat bisa langsung masuk kerja di perusahaan itu. Sebab, saya sudah perintahkan, di mana para masyarakat yang sudah ikut pelatihan di Pemda Batang maka tidak boleh ditolak,” tegasnya.