Empat Anak Dijadikan PK

by
EKSPLOITASI - Minah (29), pemilik tempat hiburan karaoke Rinjani berada di komplek lokalisasi Alaska Patean jalani gelar perkara di Polres Kendal atas kasus dugaan eksploitasi empat anak dibawah umur jadi pemandu karaoke.

**Di Bawah Umur, Pemilik Karaoke Ditahan

KENDAL – Pemilik tempat hiburan karaoke Rinjani yang berada di komplek lokalisasi Alaska Patean Dusun Sabrang, Desa Gedong, Kecamatan Patean kini harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, ia diduga telah mempekerjakan empat anak masih di bawah umur menjadi pemandu karaoke (PK). Bahkan ironisnya, keempat anak itu juga melayani nafsu syahwat lelaki hidung belang.

Pemilik tempat karaoke Rinjani, Minah (29) warga Dusun Ngempon RT 06, RW 11 Desa Pandansari, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, kini ditahan di Polres Kendal. Sedangkan semua korbanya tercatat sebagai warga Wonosobo.

Saat gelar perkara, di hadapan Kasatreskrim Polres Kendal, tersangka Minah mengaku bahwa keempat anak yang masih di bawah umur itu datang ke tempat hiburan karaoke yang dikelolanya untuk meminta pekerjaan. Ia pun tak pernah sama sekali melakukan pemaksaan kepada keempatnya untuk bekerja di tempatnya. Mereka yakni RDM (16), RT (17), PS (15,) dan AU (16).

“Semuanya warga Wonosobo dan datang sendiri ke tempat karaoke saya. Sebelumnya mereka datang ke temannya minta dicarikan pekerjaan dan ditunjukkan ke tempat karaoke saya. Mereka juga sadar kalau kerja yang akan dijalaninya sebagai pemandu lagu atau pemandu karaoke,” katanya.

Kepada Kasatreskrim, Minah juga mengaku mendapatkan keuntungan dari keempat anaknya setiap kali memberikan pelayanan hubungan intim dan dari penyewaan room karaoke dengan hitungan per jamnya. Namun pemilik karaoke itu tidak mengetahui berapa besar uang yang diterima oleh anak-anak di bawah umur tersebut.