Polisi Bongkar Aksi ‘Tanam’ Sabu

by -
PEMERIKSAAN - Kasat Narkoba Polres Kendal, AKP Agus Riyanto, melakukan pemeriksaan terhadap Ahmad Lutfi Aziz, remaja yang jadi kurir narkoba yang berhasil ditangkap petugas resnarkoba.

Sabu yang ditanam tersangka bervariasi mulai satu hingga 4 paket di tempat seperti pinggir jalan, tugu batas kota ataupun di sekitar selokan gang masuk kampung. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pemasok sabu kepada tersangka, untuk penyelidikan tersangka menjalani pemeriksaan di Satnarkoba Polres Kendal. “Tersangka dijerat pasal pasal 114 ayat 2 Subsidair Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas Agus Riyanto.

Tersangka kurir narkoba Ahmad Lutfi Aziz mengaku tidak mengenal siapa pembeli atau pemesan barang haram tersebut. Pelaku mengaku sudah dua kali mendapatkan order untuk ‘menanam’ sabu di beberapa lokasi di wilayah Kendal. Bahkan tersangka tidak pernah bertemu dengan orang yang memberi perintah ‘menanam’ sabu meskipun mengenalkan karena pernah berteman di kampungnya. “Sebanyak dua kali mnegirim sabu, di bulan Agustus dan September 2021. Ada 25 titik di bulan Agustus dan september 35 titik,” katanya.

Tersangka mengaku kenal dengan orang yang memerintahnya untuk mengirimkan sabu, yakni Arifin alias Pincuk yang merupakan teman satu kampung. Namun temanya itu tidak secara detail memerintahkan tersangka menaruh barang di lokasi tersebut, hanya memberikan wilayahnya saja. Oleh tersangka sabu yang sudah dikemas, kemudian diletakan di suatu tempat dan akan mengirimkan foto kepada temanya agar memudahkan pemesan mengambilnya.

“Setiap pengiriman sabu, saya dapat imbalan Rp 1.000.000 dan uangnya diberikan bersamaan dengan tersangka mengambil sabu. Selain dapat uang terkadang juga diberi sabu untuk dikonsumsi sendiri,” ujarnya. (lid)