DPRD Rekomendasikan Kenaikan Insentif Ketua RT/RW Menjadi Rp 200 Ribu

by
SEPAKAT - Ketua DPRD Kota Pekalongan, M Azmi Basyir bersama Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid dan Wakil Ketua DPRD, Nusron serta Edy Supriyanto usai penandatanganan nota kesepahaman terhadap penetapan Raperda Perubahan APBD tahun 2021.

KOTA – DPRD Kota Pekalongan merekomendasikan kepada Pemkot Pekalongan untuk menambah insentif ketua RT dan ketua RW se Kota Pekalongan dari yang saat ini berlaku sebesar Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu. Rekomendasi itu masuk dalam lampiran penetapan Perubahan APBD Kota Pekalongan tahun 2021 yang ditetapkan dalam Rapat Paripurna, Kamis (30/9/2021) malam.

Ketua DPRD Kota Pekalongan, M Azmi Basyir mengatakan, penambahan insentif sebesar Rp 50 ribu itu akan diberlakukan selama tiga bulan ke depan yakni Oktober, November dan Desember. “Yang memang cukup penting kita rekomendasikan adalah kenaikan insentif ketua RT RW selama tiga bulan ke depan. Karena kami melihat kinerja mereka cukup luar biasa selama ini dan perlu ada apresiasi,” kata Azmi yang ditemui usai memimpin Rapat Paripurna.

Selain penambahan insentif ketua RT dan ketua RW, ada enam poin rekomendasi dan catatan lain yang disertakan dalam penetapan Raperda Perubahan APBD tahun 2021. Diantaranya Pemkot Pekalongan diminta untuk menggali potensi pendapatan lain agar pembangunan tetap dapat berjalan meskipun di tengah pandemi Covid-19. Kemudian penanganan rob, peningkatan kualitas jalan, dan lingkungan masih menjadi program prioritas.

Mengenai prioritas anggaran dalam Perubahan APBD tahun 2021, Azmi menjelaskan yang tetap masih menjadi prioritas adalah penanganan Covid-19 dengan berpedoman pada PMK 07. Di mana beberapa anggaran sudah direfocusing terlebih dulu diantaranya untuk insentif tenaga kesehatan, operasi kepatuhan prokes dan pelaksanaan vaksinasi.

“Prioritas belanja lainnya selain untuk penanganan Covid-19 juga untuk penanganan banjir dan rob. Di Krapyak sudah mulai dibangun program dari Kotaku, kemudian tadi juga disampaikan di Panjang Wetan harapannya seluruh program dapat berjalan. Ini akan menjadi catatan khusus di DPRD agar nantinya wilayah tersebut tidak lagi menjadi lokasi banjir yang parah saat musim hujan,” jelasnya.