Waspadai Learning Loss

by
Haryanto Nugroho

**Guru Diharapkan Kreatif

KAJEN – Efek jangka panjang pembelajaran jarak jauh yang perlu diwaspadai adalah adanya learning loss (kemunduran proses akademik). Kekhawatiran itu menjadi beban berat kalangan pendidik selama masa pandemi Covid-19 ini.

“Ini memang efek jangka panjang. Hasil dari kualitas pendidikan terhadap anak yang kita khawatirkan di masa pandemi sekarang. Yang diistilahkan Kemendikbud itu learning lossnya betul-betul menjadi beban berat kita di kalangan pendidikan,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Haryanto Nugroho, baru-baru ini.

Untuk mengantisipasi hal itu, kata dia, guru harus punya inisiatif-inisiatif. “Salah satunya yang kita dorong selain tatap muka yang sudah berjalan dengan berbagai keterbatasan adalah ada home visit, terutama yang masih PJJ dan sebagainya,” ujar dia.

Kegiatan home visit diharapkan bisa lebih intens, termasuk bisa membuka ruang untuk les dan sebagainya. “Atau mungkin di dalam home visit itu ada jam tambahan khusus untuk anak yang perlu diupgrade kemampuan yang seharusnya bisa dicapai di usia mereka. Ini memang kerja keras kami di kalangan pendidikan terutama di masa pandemi ini dengan tantangan penerapan disiplin prokes yang ketat,” katanya.

Di sisi lain, pertimbangan hak tumbuh kembang anak, psiko sosial anak, termasuk apa yang harus mereka capai harus dikejar.