Vaksinasi Pelajar SMP Ditargetkan Tuntas Bulan Ini

by
VAKSINASI PELAJAR - Vaksinasi pelajar tingkat SMP di Kota Pekalongan ditargetkan tuntas bulan ini.

KOTA – Dinas Pendidikan Kota Pekalongan menargetkan vaksinasi untuk pelajar tingkat SMP dapat diselesaikan bulan ini. “Minggu ini kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat akan mengadakan vaksinasi untuk siswa. Kemarin untuk kelas 7 dan 9 sudah. Minggu ini akan kami selesaikan vaksinasi pelajar untuk kelas 8 serta kelas 7 dan 9 yang belum vaksinasi karena alasan-alasan tertentu. Agar vaksinasi pelajar siswa SMP ini bisa segera 100 persen di bulan ini,” tutur Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Soeroso.

Saat ini, lanjutnya, pelajar tingkat SMP yang sudah tervaksinasi mencapai 6.0000 orang atau sekitar 60 persen dari target. “Semoga nanti 2 minggu ke depan,kami berani memperluas di tingkat TK dan PAUD,” kata Soeroso.

Mengenai evaluasi kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kota Pekalongan yang sudah dibuka sejak awal September 2021, dia menyatakan sejauh ini PTM berjalan lancar. Berdasarkan hasil evaluasi PTM terbatas tahap pertama pada tanggal 14 September 2021, kegiatan PTM terbatas di Kota Pekalongan berjalan dengan baik sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri), Instruksi Gubernur (Ingub) Jawa Tengah dan Instruksi Walikota (Inwal) Kota Pekalongan sehingga pelaksanaan PTM terbatas bisa diperpanjang.

“Sementara ini PTM berlanjut dengan satuan pendidikan yang kemarin di PTM tahap pertama sudah sukses. Perluasan hanya ada di beberapa sekolah yang kemarin mundur ikut PTM terbatas, yang lain sudah mulai tanggal 2, dan ini ada beberapa sekolah yang baru mulai tanggal 14 kemarin,” tutur Soeroso.

Soeroso menyebutkan, untuk jenjang SMP sudah melaksanakan PTM terbatas 100 persen. Sementara untuk jenjang SD baru sekitar 90 persen dan tinggal jenjang TK/PAUD yang ditargetkan bisa melangsungkan PTM terbatas dalam waktu dekat berdasarkan evaluasi tahap berikutnya.

“Kami berharap memasuki Bulan Oktober sudah 100 persen semua tingkatan melangsungkan PTM terbatas. Di mana, PTM terbatas ini juga tidak 100 persen siswa mengikuti pembelajaran hanya 50 persen. Kalau nanti memasuki Bulan Oktober, situasinya baik kami berharap ada perluasan. Seandainya belum diizinkan perluasan jumlah prosentase kehadiran siswa, mudah-mudahan diizinkan untuk penambahan jamnya yang semula 2 jam menjadi 3 jam tergantung izin dari Satgas Covid-19 tingkat Kota Pekalongan nantinya,” harap Soeroso.(nul)