PDIP Bakal Merugi Jika Pinggirkan Ganjar demi Putri Mahkota

by
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam wawancara khusus dengan JPNN.com. Foto/ilustrasi: JPNN.com/Ricardo

Pengamat politik Asrinaldi mengkritisi elite PDI Perjuangan yang terkesan mengganjal Ganjar Pranowo sebagai salah satu kandidat potensial untuk Pilpres 2024.

Akademisi Universitas Andalas itu menyebut PDIP bakal merugi jika mengganggu elektabilitas dan akseptabilitas gubernur Jawa Tengah tersebut.

Asrinaldi menyatakan Ganjar akan memanen simpati dari masyarakat luas jika terus-menerus disudutkan oleh para petinggi PDIP.

“Makin dia (Ganjar Pranowo, red) dipinggirkan, simpati masyarakat akan membesar dan kian sedikit simpati massa (simpatisan) PDIP,” kata Asrinaldi kepada JPNN.com, Kamis (23/9).

Menurut Asrinaldi, sikap PDIP saat ini mengisyaratkan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu mengkhawatirkan popularitas dan elektabilitas Ganjar.

Berbagai survei menempatkan elektabilitas Ganjar jauh mengungguli Ketua DPP PDP Puan Maharani yang juga putri Megawati.

Oleh karena itu, publik menduga sikap reaktif PDIP terhadap Ganjar merupakan upaya melapangkan jalan bagi Puan Maharani maju di Pilpres 2024.

“Sebenarnya mereka (PDIP, red) punya putri mahkota, punya calon yang disiapkan, dan Ganjar bukan salah satu yang masuk,” ujar Asrinaldi.

Seharusnya, katanya, PDIP bersikap biasa saja dalam merespons elektabilitas dan akseptabilitas Ganjar.

“Biarkan saja berkembang dahulu, nanti di akhir tahun 2023, baru bisa dilakukan sebuah langkah atau kebijakan strategis,” kata Asrinaldi.(mcr8/jpnn)