Lagi, Ratusan Warga Terjaring Razia

by

Langsung Swab Massal, 1 Reaktif

Memasuki PPKM Level 2,Tim Gabungan terus berusaha agar Kota Santri masuk Zona Hijau. Untuk petugas melakukan Operasi Yustisi disejumlah titik, dan alhasil dari hampir 200 warga yang di swab masal, masih ditemukan satu orang reaktif.

Satu orang yang dinyatakan reaktif langsung dibawa ke RSUD Kesesi untuk menjalani isolasi sedangkan warga yang negatif diperbolehkan kembali ke rumah.

Tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama TNI, Polri, Kejaksaan, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan BPBD, Kamis (16/09/2021) malam menggelar Yustisi di Tugu Nol Sibedug. Kegiatan merupakan agenda Rutin Yang Ditingkatkan ( KRYD ) Skala Besar dan Penyekatan dalam rangka penanggulangan penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria menyatakan, bahwa operasi penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Pekalongan.

“Sasaran dari kegiatan ini adalah warga yang tidak mematuhi prokes, seperti tidak memakai masker saat berada diluar rumah, berkerumun serta pedagang dan toko-toko yang masih buka diatas jam 21.00 Wib,” terang Kapolres.

Dari hasil operasi penegakan protokol kesehatan tersebut, terjaring sebanyak 173 orang yang keseluruhannya kemudian dilakukan tes swab antigen dengan hasil 1 orang dinyatakan Reaktif Covid-19.

“Satu orang dinyatakan reaktif dan saat itu juga yang bersangkutan diamankan untuk dilakukan isolasi mandiri terpusat di RSUD Kesesi di Puskesmas I Kesesi.”

Dengan temuan tersebut, petugas langsung melakukan tracing, dan bagi orang yang pernah melakukan kontak langsung harus diisolasi mandiri selama 14 hari.

Pihaknya menambahkan, saat ini wilayah Kabupaten Pekalongan sudah berada di Level 2, namun demikian pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan dan protokol kesehatan dalam semua kegiatan guna menekan dan mencegah penyebaran Covid-19. (Yon)