12 Titik di Batang Kota Rawan Banjir

by
RAWAN BANJIR - BPBD Batang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menjelang musim penghujan.

*Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

BATANG – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan sebagian besar di wilayah Jawa Tengah akan dimulai Oktober dan November mendatang. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana banjir. Secara khusus BPBD memberi penekanan lebih untuk wilayah Kecamatan Batang yang sejauh ini menjadi langganan banjir tahunan.

BPBD sendiri telah melakukan pemetaan wilayah yang dinilai memiliki risiko banjir yang tinggi. Untuk Kota Batang, total ada 12 titik yang perlu diwaspadai karena paling rawan terdampak banjir.

“Untuk mengantisipasi banjir di Kabupaten Batang kita sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang untuk bersinergi bersama antisipasi banjir,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang, Ulul Azmi, saat ditemui di kantornya, Kamis (16/9/2021).

Dijelaskan, di Kecamatan Batang Kota diperkiraan ada 12 desa/kelurahan yang menjadi titik langganan banjir. Seperti Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, Karanganyar, Denasri Wetan, Denasri Kulon, Watesalit, Klidang Wetan, Klidang Lor, Proyonanggan Tengah, Karangasem Utara, Kalisalak, dan Kauman.

Ditambahkan Ulul, dari DPUR sudah ada upaya program normalisasi eks Sungai Sambong panjangnya 800 meter yang tentu akan berdampak pada aliran sungai yang semakin lancar. Sedangkan terkait sampah, DLH Kabupaten Batang ada Pasukan Got yang dibentuk untuk membersihkan saluran-saluran air dari penyumbatan sampah.