PGRI Dorong Guru Honorer Lolos Seleksi PPPK

by
TES TUK - Kepala Disdikbud Batang, Achmad Taufiq, saat meninjau pelaksanaan Tes Uji Kompetensi (TUK) untuk formasi guru PPPK di SMKN 1 Batang, Senin (13/9/2021) kemarin.

*1.547 Orang Perebutkan 239 Formasi

BATANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Batang memberikan perhatian besar terhadap seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), terutama dari formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru. Mereka berharap para guru honorer bisa memanfatkan momomentum ini untuk meningkatkan status dan kesejahteraan.

Di beberapa kecamatan, PGRI bahkan ikut memberikan motivasi dan pendampingan bagi para guru honorer yang mengikuti seleksi PPPK. Ketua PGRI Batang, M Arief Rohman mengatakan, PPPK merupakan kesempatan bagi para guru untuk memperoleh kesejahteraan lebih baik, selain menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Teman-teman guru setelah menjadi P3K akan memperoleh kejelasan status dan penghasilan. Penghasilan guru P3K itu sama dengan ASN, sesuai golongannya, paling rendah Rp3 juta untuk golongan 3A,” ungkapnya.

Tahun ini Pemkab Batang sendiri membuka kuota total 239 formasi guru PPPK. Adapun rinciannya, yakni 200 guru SD, 8 guru olahraga, dan 31 guru SMP. Jumlah itu diperebutkan oleh 1.547 orang pelamar. “PGRI tentu berharap besar teman-teman (guru honorer) bisa berjuang dengan penuh keseriusan dan optimis untuk meraih kesuksesan lolos PPPK,” ujarnya.

Tes seleksi sendiri dilaksanakan di dua tempat, yakni SMKN 1 Batang dan SMKN 1 Kandeman, 13-16 September. Gelombang pertama pukul 07.00-11.00 WIB dan gelombang kedua pukul 13.00-16.55 WIB.